Ads

Sekwan DPRD Purwakarta Apresiasi PMII Purwakarta Peduli Terhadap Hak dan Perlindungan Anak

Seputarjabar.com || Purwakarta - Jelang Hari Anak Internasional (Dunia), puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam PMII kabupaten Purwakarta pertanyaan hak dan perlindungan anak dimasa pandemi covid-19 dan tangkal radikalisme anak, ke DPRD Kabupaten Purwakarta, Jalan Pramuka Desa Mekargalih Kabupaten Purwakarta, pada Jum'at (19/11/2021).

Sebanyak 30 orang mahasiswa yang tergabung dalam Pasatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Purwakarta, melakukan unjuk rasa sekaligus audensi ke gedung DPRD kabupaten Purwakarta. Dalam aksi tersebut puluhan mahasiswa ditanggapi langsung oleh Sekertaris DPRD Kabupaten Purwakarta Suhandi.

Koordinator aksi mahasiswa yang tergabung dalam PMII Kabupaten Purwakarta Septio Ali Reza mengatakan, pada momen hari anak sedunia di masa pandemi covid-19 PMII Kabupaten Purwakarta mempertanyakan sejauh mana pemerintah daerah Kabupaten Purwakarta terhadap perlindungan anak dan radikalisme terhadap anak.

"Momentum ini jelang hari anak sedunia sangat tepat bagi kami mempertanyakan hak dan perlindungan anak di masa Pandemi covid-19 dan tangkal Radikalisme terhadap anak kepada DPRD Kabupaten Purwakarta," ujarnya.

Dilokasi yang sama Sekwan DPRD Kabupaten Purwakarta Suhandi menanggapi puluhan mahasiswa, bahwa kami sangat apresiasi kepada mahasiswa Purwakarta yang tergabung dalam PMII kabupaten Purwakarta mempertanyakan hak perlindungan anak dimasa Pandemi covid-19 dan tangkal radikalisme terhadap anak anak di bawah umur.

"Kami selaku Sekwan DPRD sangat mengapresiasi kepada Ade Ade mahasiswa yang peduli terhadap hak dan perlindungan anak baik di masa pandemi maupun dalam menangkal radikalisme bagi anak," katanya.

Suhandi menjelaskan, "Di pemerintah daerah Kabupaten Purwakarta terkait hak perlindungan anak sudah di Perda-kan, begitu juga tangkal radikalisme terhadap anak," ungkapnya.

Sementara itu, Sekwan DPRD Kabupaten Purwakarta berharap, selain peran pemerintah, mahasiswa dan masyarakat umum lainnya atau semua pihak dapat memberikan edukasi kepada anak baik di lingkungan rumah maupun di sekolah tentang hak dan perlindungan anak.

"Di Pemkab Purwakarta soal hak dan perlindungan anak sudah di Perda-kan, jadi Ade Ade mahasiswa tidak usah khawatir dari hak perlindungan anak terlantar hingga hak perlindungan anak di masa pandemi dan perlindungan kekerasan terhadap anak," ucapnya. (DeR)