Ads

Tinjau Gebyar Vaksinasi, Danrem 063/SGJ Apresiasi Kinerja Kodim 0619/PWK

SEPUTARJABAR.COM || PURWAKARTA - Gebyar vaksinasi Kodim 0619/Purwakarta kembali digelar yang mana sebelumnya gebyar vaksinasi di gelar masing masing wilayah teritorial Koramil Kodim 0619/PWK. Kini gebyar vaksinasi di gelar di area Koramil 1902/Plered Kodim 0619/PWK.

Diketahui kegiatan gebyar vaksinasi Covid-19 di Koramil 1902/Plered Kodim 0619/Pwk bersama PT. PJB UP Cirata dengan penanggung jawab Dr. Wahyu Karumkitban 03.08.03 Gunung Putri.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Danrem 063/SGJ Kolonel lnf Elkines Villando Dewangga K, S.A.P, Dandim 0619/PWK Letkol Arm Krisrantau Hermawan, Kasi OPS KOREM 063/SGJ Mayor Kav Tengku Roni, Camat Plered Asep Sonjaya, Kapolsek Plered Kompol Winarsa, Pasi OPS Kodim 0619/PWK Kapten Inf Budi Hari, Danramil 1902/Pld Kapten Arm Rambat, Danramil 1904/CPK Kapten Arm Bambang Priambodo, Danramil 1903/Drd Kapten Arm Deny Kristian, dan Pa Sandi Kodim 0619/PWK Letda Kav Unang.

Disela kunjungan, Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel lnf Elkines Villando Dewangga K, S.A.P, meninjau secara keseluruhan kegiatan serbuan vaksinasi dimulai dari tempat pendaftaran hingga pelaksanaan vaksinasi yang diikuti oleh ratusan bahkan lebih seribu yang mendaftar.

Menurutnya, serbuan vaksinasi yang digelar Kodim 0619/PWK sudah sesuai dengan aturan protokol kesehatan.

"Serbuan vaksinasi hari ini secara keseluruhan sudah berjalan sangat bagus, baik itu penataan tempat maupun pelaksanaannya," sebut Danrem. Minggu (31/10/2021).

Selain itu, Danrem juga mengapresiasi kinerja Kodim 0619/Pwk dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid- 19 di wilayah Purwakarta dan dijadikan sebagai referensi satuan-satuan lain dilingkungan jajaran Korem 063/SGJ dalam hal penanganan covid-19.

Danrem juga menghimbau kepada semua warga masyarakat yang hadir untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Vaksin hanya untuk meningkatkan imun tubuh atau kekebalan tubuh dari virus covid-19, namun harus dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan dalam memutus mata rantai penyebarannya," tutup Danrem. (DeR)