Ads

Koramil 1901/Kodim 0619/PWK Kerahkan Seluruh Kekuatan Babinsa Distribusikan Obat Obatan Bagi Warga Yang Jalani Isoman

SEPUTARJABAR.COM || PURWAKARTA - Koramil 1901/Wanayasa Kodim 0619/Purwakarta mengerahkan seluruh kekuatan Babinsa di seluruh Desa Binaannya, untuk mendistribusikan bantuan pemerintah, berupa obat-obatan kepada warga yang sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman).

Dandim 0619/PWK Letkol Arm Krisrantau Hermawan melalui Danramil 1901/WNY Kapten Arm Gatot Widodo menyebutkan, bantuan paket obat-obatan tersebut, terdiri dari tiga paket yang berbeda, sesuai dengan kondisi warga yang sedang menjalani isoman sudah dibsebar di wilayah teritorial Koramil 1901/WNY diantaranya Kecamatan Wanayasa, Kiarapedes, Pondoksalam dan Kecamatan Pasawahan.

"Untuk paket satu bagi warga yang isoman tanpa gejala, paket dua bagi warga yang isoman dengan gejalanya hilang penciuman, dan paket tiga nya, bagi warga yang isoman dengan gejala demam tinggi, yang disertai batuk filek," jelas Kapten Arm Gatot, pada Minggu (25/7/2021).

Ia mengungkapkan, untuk paket obat-obatan tersebut, tengah di bagikan sesuai dengan kriteria gejalanya masing - masing di 4 Kecamatan di wilayah teritorial Koramil 1901/WNY Kodim 0619/PWK.

"Sebagian paket obat-obatan tersebut, sudah kita distribusikan kepada warga yang sedang menjalankan isoman sesuai dengan kriteria dan keluhan warga yang menjalani Isoman," ujarnya.

Sistem pendistribusiannya itu lanjut Gatot, dari Kodim langsung ke Koramil-koramil, yang selanjutnya diserahkan kepada warga sedang melakukan Isoman, melalui Babinsa di Desa Binaannya masing masing.

Namun dikatakannya, dalam pendistribusian dari masing-masing Desa Binaannya itu, Babinsa tidak sendirian, sinergi dengan petugas dari Puskesmas setempat, dan juga Babinkamtibmas.

"Dalam pendistribusiannya kami perintahkan seluruh anggota Babinsa. Namun Babinsa ini, tidak sendirian saat melakukan pendistribusian bantuan obat-obatan ini, mereka bersinergi dengan puskesmas setempat, serta dengan babinkamtibmas. Karena pihak puskesmas lah yang mengetahui data warga yang diisolasi dengan tiga kriteria isoman," tegas Danramil.

Ia menambahkan, paska pendistribusian bantuan paket obat-obatan tersebut, seluruh anggota Babinsa setiap harinya melakukan pemantauan, atau monitoring kepada warga yang sedang isoman tersebut, guna melihat perkembangan dari kondisi warga yang isoman, setelah menkonsumsi obat-obatan itu.

"Anggota Babinsa, harus monitoring kelapangan, untuk melihat kondisi warga yang menjalani isoman paska mengkonsumsi obat-obatan tersebut," pungkas Kapten Arm Gatot Widodo. (DeR)