Ads

Di Masa PPKM Darurat, Koramil 04/CPK Kodim 0619/PWK Himbau Masyarakat Dan Pedagang Patuhi Prokes 5M

SEPUTARJABAR.COM || PURWAKARTA - Dimasa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di pulau Jawa dan Bali, Koramil 1904/Kodim 0619/Purwakarta melaksanakan patroli gabungan bersama sejumlah anggota dari Polsek Cibatu, BKO Yon Arhanud 14/Pwy dan Satpol PP Kecamatan Cibatu Kabupaten Purwakarta melaksanakan himbauan Protokol kesehatan 5M kepada masyarakat dan para pelaku usaha.

Dalam patroli PPKM darurat tersebut terpantau tim patroli gabungan di bawah pimpinan Dandim 0619/PWK Letkol Arm Krisrantau Hermawan melalui Danramil 1904/Cpk Kapten Arm Bambang Priambodo menghimbau, dan mengajak masyarakat untuk tetep mematuhi Prokes 5 M dan pembagian masker kepada masyarakat serta pembatasan rumah makan maupun warung pedagang kaki lima di wilayah teritorial Koramil 1904/CPK.

Kegiatan Operasi Yustisi penegakkan disiplin protokol kesehatan dengan penerapan 5M (Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas atau interaksi dengan orang lain) berlangsung di wilayah Kecamatan Cibatu Kabupaten Purwakarta dengan menghimbau pedagang yang menjual makanan agar mematuhi aturan PPKM Darurat.

Danramil 04/CPK Kapten Arm Bambang Priambodo melalui anggotanya Sertu Casyana menyampaikan bahwa kegiatan dilaksanakan petugas dengan target warga yang mengabaikan atau tidak menjalankan protokol kesehatan (Prokes) baik di tempat umum, perkampungan serta di jalan raya.

"Diberlakukannya PPKM Darurat Koramil 04/CPK bersama unsur terkait yaitu Polsek Cibatu, BKO Yon Arhanud 14/PWY dan Pol PP Kecamatan Cibatu bersama-sama melaksanakan Operasi Yustisi dengan sasaran warga pelaku usaha yang tidak patuh Prokes," ujarnya. Senin (12/7/2021)

Lebih lanjut Danramil 04/CPK menambahkan "Saya meminta kepada masyarakat di masa berlakunya PPKM Darurat ini, jangan sampai mengabaikan atau tidak menjalankan Prokes, apabila anda tidak menjalankan Prokes, akan dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku," tegas Kapten Arm Bambang Priambodo. (DeR)