Ads

Danramil 05/Jtl Kodim 0619/Pwk; 3 Lokasi Di Kecamatan Jatiluhur Jadi Sasaran Patroli PPKM Level 4

SEPUTARJABAR.COM || PURWAKARTA - Untuk memastikan minimnya kerumunan yang terjadi wilayah teritorial Koramil 1905/Jatiluhur Kodim 0619/Purwakarta tepatnya di wilayah Kecamatan Jatiluhur Kabupaten Purwakarta. Tim patroli gabungan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Perempatan asem, areal wisata waduk Jatiluhur, dan Tanggul Ubrug, Kecamatan Jatiluhur Purwakarta.

Dalam patroli gabungan tersebut personil yang dilibatkan, anggota Koramil 1905/Jtl 1 orang, Personil BKO Yon Arhanud 14/PWY 3 orang, Yon Zipur 3 /YW 3 orang dan 1 orang Satpam PJT II Purwakarta.

Pemantauan dilakukan guna memastikan tidak ada kerumunan baik masyarakat setempat maupun pengunjung waduk Jatiluhur. "Jadi kita tetap memantau, guna menekan penyebaran Covid -19 khususnya wilayah teritorial Kodim 0619/Pwk," ujar Danramil 1905/Jtl Kapten Inf Gunawan. Senin (26/7/2021).

Danramil menjelaskan, pihaknya mengaku hanya memberikan imbauan dan menindak pelanggar Prokes sesuai Instruksi Mendagri No 15 tahun 2021 maupun Instruksi Inmendagri No 16 tahun 2021 terkait larangan warga Masyarakat yang berkerumun di objek wisata.

Selain di areal wisata, titik pantauannya juga menyasar tempat nongkrong masyarakat seperti di tanggul ubrug dan perempatan asem yang mana ketiga tempat tersebut rawan akan kerumunan masyarakat. "Disiplin Protokol Kesehatan (Prokes) hal paling penting di tengah pandemi covid-19, selain kami mengimbau juga membagikan masker kepada masyarakat," katanya.

Ia juga menyampaikan selama di berlakukannya baik itu PPKM darurat maupun PPKM Level 4, masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan (Protkes) 5M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Mengindari kerumunan, dan Mengurangi mobilitas).

Sementara itu, Kapten Inf Gunawan, menambahkan selama diberlakukannya PPKM dipastikan tidak ada kerumunan yang mengakibatkan peningkatan kasus covid-19.

"Selama pandemi covid-19, baik masyarakat maupun pelaku usaha kuliner dilakukan pembatasan jam operasional namun untuk tempat wisata ditutup total selama diberlakukannya PPKM," ucapnya.

Semoga dengan segala upaya ini, dapat mempercepat proses pemulihan pandemi covid-19, hingga kembali normal. (DeR)