.

Melalui Pelatihan Waspada Bencana, Kader Milenial AMX Gatsu Diharapkan Siap dan Tanggap Hadapi Bencana Alam

Foto : Max Wewengkang - Ketua Umum AMX Gatsu mengenakan baret hitam (Kedua Kiri) dan Sentot Tanoemihardja SE - Sekjend AMX Gatsu berkemeja motif batik merah (Kanan).(Don)

BANDUNG - Ormas AMX Gatsu sukses menggelar pelatihan bertemakan "Waspada Menghadapi Bahaya Bencana Alam di Wilayah Jabar". Kegiatan diikuti seluruh kader AMX Gatsu di Al Cafe, Jalan Lengkong, Buah Batu, Bandung, Selasa (17/12/2019) malam. Hujan lebat yang mengguyur kota kembang sejak siang tidak menyurutkan semangat anggota AMX Gatsu yang kini didominasi para Milenial. Banyaknya bencana yang terjadi, ormas besutan Max Wewengkang ini menyiapkan kadernya untuk lebih peduli terhadap lingkungan serta siap menghadapi kemungkinan bencana yang bisa datang kapan saja.

"Kegiatan ini tentang pembekalan menghadapi bahaya bencana alam di wilayah jabar dan sekitarnya serta meningkatkan kewaspadaan warga jabar dan Bandung Khususnya tentang sesar atau patahan Lembang" Ungkap Sentot Tanoemihardja SE, Sekjend AMX Gatsu.

Secara khusus kewaspadaan harus diiringi dengan pengetahuan yang menunjang, bagaimana saat kita berada di lingkungan rawan bencana maupun saat diterpa bencana sehingga, targetnya, dapat meminimalisir korban.

"Target tentunya warga diharapkan bisa menjadi aware dan peduli terhadap alam bagaimana dan seperti apa bila bencana itu datang dan mempersiapkan warga Jabar Bandung khususnya untuk bisa survive minimal 72 jam apabila bencana dimaksud menimpa kita dengan persiapan-persiapan yang kita siapkan khusus berupa pengetahuan dasar penanggulanan dan meminimalisir korban bencana" Ungkapnya lagi.

Melalui pelatihan ini diharapkan kader AMX Gatsu memiliki wawasan  yang menunjang khususnya tanggap bencana yang dapat disebarluaskan kepada masyarakat.

"Dengan pelatihan-pelatihan dan pembekalan pentahelix ini para peserta yg mengikuti pelatihan minimal dapat menularkan pengetahuannya minimal kepada handai taulan dan keluarga terdekat agar tidak terjadi korban yang lebih massive apabila bencana tersebut datang. Tentunya kita tidak bisa prediksi secara tepat kapan akan terjadi." Ungkap Sekjend AMX Gatsu.(Den)