» » » » Dandim 0619/Purwakarta Letkol Inf Ari Maulana S.Sos Siap Bermitra Dengan Insan Pers di Kabupaten Purwakarta

Dalam tatap muka  Dandim juga membahas tentang ancaman Proxy War dan Cyber War.

SJO PURWAKARTA. Kodim 0619/Purwakarta siap bermitra dengan seluruh awak media, khususnya yang ada di Kabupaten Purwakarta.

Hal tersebut disampaikan Dandim 0619/Purwakarta Letkol Inf Ari Maulana S.Sos saat memberikan sambutan di hadapan 40 wartawan dari berbagai harian cetak dan media elektronik yang hadir pada Tatap Muka Dandim 0619/Purwakarta dengan Insan Pers Kabupaten Purwakarta di Dining Room Hotel Grand Permata, Kamis (9/3).

"Tatap muka ini sudah sejak lama saya wacanakan, dan Alhamdulillah bisa terwujud sekarang. Saya sangat mengapresiasi kehadiran rekan-rekan wartawan di tengah kesibukan yang luar biasa bisa hadir sekarang," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim menegaskan, sudah menjadi tugas pokok TNI membantu pemerintah.

"Ada pun Kodim 0619/Purwakarta memiliki kewajiban membantu dan mendukung berbagai program dan kebijakan Pemda Purwakarta," kata Dandim.

Misalnya, kata dia, melalui program TMMD, Karya Bakti, hingga BSMSS di mana memiliki fokus pada pembangunan infrastruktur.

"Ada pun dalam membangun ketahanan dan pertahanan Negara, kami bertugas menyampaikan doktrin pertahanan negara karena hal ini harus diketahui oleh seluruh warga Indonesia," ujarnya.

Dijelaskannya, doktrin pertahanan negara mencakup Sishanta yaitu Sistem Pertahanan Semesta atau Sistem Pertahanan Rakyat Semesta.

"UU No. 3 Tahun 2002 tentang pertahanan negara menyebutkan, pertahanan negara melibatkan seluruh warga negara, wilayah, dan sumber daya nasional yang disiapkan pemerintah sejak dini secara total terencana, terarah, dan berkelanjutan," kata Dandim.

Sishanta ini, sambung Dandim, disiapkan negara atau pemerintah bukan TNI.

"Ada pun TNI sebagai komponen utamanya, sehingga tidak ada alasan buat TNI untuk tidak mendukung pemerintah, termasuk kodim yang wajib mendukung tugas pemerintah daerah. Saya bergerak sesuai dengan tugas mendukung Pemda,” ujarnya tegas.

Menambahkannya, saat ini negara tengah diserang ancaman nyata dan tidak nyata.

"Ancaman nyata di antaranya  Proxy War dan Cyber War yang marak terjadi melalui berita hoax yang semakin luar biasa tidak terbendung dan cenderung massive di media sosial," ujarnya.

Karena itu, kata Dandim, TNI dan insan pers harus memiliki point of view yang sama, satu pandangan, dalam melihat ancaman nyata tersebut.

"Kita harus bersinergi dan satu visi, yakni melalui kebersamaan, kesatuan, hingga kebhinekaan," katanya.

Dandim mengingatkan, jangan sampai terprovokasi cyber war.

"Jangan ikut-ikutan menyebarkan berita-berita yang belum A1 atau belum sahih kebenarannya. Selalu cek dan ricek, bertanya pada narasumber yang berkompeten di bidangnya, ucapnya.

Sementara itu Ketua PWI Purwakarta Taufik Ilyas yang turut hadir dalam acara tersebut, menyambut baik niat Kodim 0619/Purwakarta yang berkeinginan menjalin hubungan baik atau bermitra dengan para insan pers.

"Kita selalu membina hubungan baik dengan siapa pun. Terlebih di era keterbukaan dan kebebasan pers. Kegiatan (Tatap Muka) ini menjadi awal yang baik untuk bermitra dengan Kodim 0619/Purwakarta di bawah kepemimpinan Dandim yang sekarang," pungkasnya. (DeR)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: