» » » » Dandim 0619/Purwakarta Komsos Dengan Organisasi Kepemudaan


SJO PURWAKARTA. Komunikasi Sosial (Komsos) silaturahmi Dandim 0619/Purwakarta dengan organisasi kepemudaan diantaranya PPM, KNPI, PMII, HMI, KOSGORO, GEMA, dan beberapa organisasi kepemudaan lainnya, yang berlangsung di aula makodim 0619/Purwakarta. Jumat (3/2).

Dalam Komsos, Komandan Kodim (Dandim) 0619/Purwakarta Letkol Inf Ari Maulana S.Sos menegaskan, pemuda memiliki peranan penting terhadap keberlangsungan bangsa dan negara. Hal tersebut disampaikan Dandim saat memberikan sambutannya dalam giat komunikasi sosial (komsos) Silaturahmi Dandim 0619/Purwakarta bersama organisasi kepemudaan se-Purwakarta yang digelar di Makodim 0619/Purwakarta.

"Sejarah membuktikan, 350 tahun bangsa ini dijajah karena pada saat itu pemuda masih terpecah, perjuangannya masih bersifat kedaerahan. Namun setelah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 pemuda bersatu dan hanya membutuhkan waktu 17 tahun untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia, yakni pada 17 Agustus 1945," kata, Dandim menggambarkan besarnya peran pemuda pada masa kemerdekaan.

Dandim, menambahkan, bahwa peranan pemuda sangat dibutuhkan demi menjaga keutuhan bangsa.

"Tantangannya saat ini semakin besar. Mulai dari proxy war, narkoba, komunis, budaya asing, dan lain sebagainya. Pemuda harus tetap memegang peranan penting terutama tetap berpedoman kepada Pancasila," ujarnya.

Lebih lanjut Dandim berharap, keberadaan pemuda yang pada kesempatan ini diwakili oleh berbagai organisasi kepemudaan harus dapat bersinergi dengan TNI.

"Satu visi dan satu pemahaman. Pemuda harus bisa menanamkan nilai-nilai Pancasila di masyarakat, karena sebenarnya potensi bahaya laten itu ada di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Purwakarta," kata Dandim.

Sementara itu, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aan S.Pd.I yang turut hadir pada komsos tersebut menyebutkan silaturahmi menjadi momen yang baik di mana antara organisasi kepemudaan dengan TNI.

"Kita bisa saling berkontempelasi, saling memahami, dan saling mengevaluasi apa yang saat ini tengah terjadi di masyarakat," ujarnya.

Aan menambahkan, pemuda itu ada di mana-mana, jumlahnya pun sangat banyak.

"Sementara TNI walau pun bagaimana jumlahnya terbatas. Karena itu harus saling bersinergi dan pemuda diberikan pemahaman-pemahaman yang sama yang berpedoman kepada Pancasila," pungkasnya. (DeR)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: