» » » Wilayahnya Dijadikan Tempat Persembunyian Terduga Teroris, Aparat Desa Bakal Data Warga


SJO PURWAKARTA. Jatiluhur dimungkinkan jadi lokasi persembunyian terduga teroris. Diwilayah berdirinya waduk terbesar se-Asia Tenggara itu tercatat telah dua kali kelompok teroris disergap Tim Densus 88 Anti Teror.

Kepala Desa Cibinong, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta Handri Surahman tak menampik diwilayahnya telah dua kali dilakukan penyergapan teroris.

"Iya betul," ujarnya saat menemani Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi meninjau lokasi penggerebekan teroris dirumah apung Waduk Jatiluhur, Senin (26/12).

Sekedar mengulas, terduga teroris Iwan Sobirin (37) disergap tim densus 88 dirumahnya Kp Sampih, Desa Cibinong, Kec Jatiluhur pada Sabtu, 13 Februari 2016 lalu. Iwan disangka menjadi fasilitator dalam serangan bom Thamrin, Jakarta.

Teranyar Minggu (25/12) kemarin, empat terduga teroris bersembunyi di Jatiluhur, kembali digulung Tim Densus 88 AT. Dua terduga ditangkap didarat dalam keadaan hidup hidup. Sedangkan dua terduga teroris lainnya menemui ajal ditembak petugas karena melawan.

Kades Handri menegaskan, pihaknya tak mau kecolongan untuk kesekian kalinya wilayahnya dijadikan persembunyian terduga teroris.

"Besok lusa, kita akan melakukan pendataan warga pendatang menghuni kos kosan dan tempat kontrakan mengerahkan aparat RT dan RW," tegasnya.

Diuraikan, dalam pendataan itu aparat kampung akan memintai KTP, pekerjaannya apa dan domisili asal.

"Saya perintahkan, kalau asal usulnya tidak jelas terlebih mencurigakan supaya diusir saja," pungkasnya. (DeR)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: