» » » Warga Bakar Rumah Dukun Diduga Menjadi Tempat Maksiat


SJO PURWAKARTA. Geram sering dijadikan tempat maksiat dan praktik perdukunan, warga Wijaya Kusumah (Wikus) RT 23/RW 04, Kelurahan Nagri Tengah, Kecamatan Purwakarta, sepakat membongkar dan membakar rumah kosong yang berdiri di atas tanah pribadi milik seorang warga. Selasa (6/12).

Menurut warga, rumah kosong semi permanen tersebut sering disalahgunakan dengan dijadikan tempat berjudi hingga minum-minuman keras. Belakangan disinyalir ada seorang pria yang membuka praktik perdukunan di rumah kosong tersebut.

"Keberadaan rumah kosong itu sudah bertahun-tahun. Awalnya berdiri di atas tanah milik H Halimi, namun info yang saya dengar kepemilikan tanah tersebut sekarang berpindah tangan menjadi milik H Ahmad." Ujar, Lurah Nagri Tengah Suherman via ponselnya. Rabu (7/12).

Dijelaskannya, pihak kelurahan cukup sulit menertibkan atau membongkar keberadaan rumah kosong tersebut karena berada di atas tanah milik perorangan.

"Kita tidak bisa main bongkar begitu saja, karena harus ada izin pemilik tanah. Karena itu, pembongkaran ini murni inisiatif warga setempat yang merasa geram atas keberadaan rumah kosong yang sering digunakan tempat maksiat itu." Ujarnya.

Hal senada pun disampaikan Camat Kota Purwakarta Yudi Herdiana.
"Terus terang saya baru mendengar kabar tersebut. Saat ini masih berkoordinasi dengan lurah Nagri Tengah. Namun informasi yang saya dapat, warga memang sudah berinisiatif membongkar rumah tersebut karena geram adanya praktik perdukunan dan sering dijadikan tempat maksiat di malam hari sebelum rumah tersebut dibongkar warga." Jelas Camat Kota. (DeR)



«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: