» » » Polres Purwakarta Ungkap Pelaku Pengeroyokan Remaja Hingga Tewas


SJO PURWAKARTA - Polres Purwakarta, gelar ekspos. Ungkap pelaku pengeroyokan  remaja hingga tewas, di salah satu tempat hiburan malam areal pusat perbelanjaan di Sadang Purwakarta. Selasa (4/10).

Atas kasus pengeroyokan remaja hingga tewas di salah satu kawasan pusat perbelanjaan Sadang Terminal Square (STS), Jajaran anggota Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Purwakarta telah mengamankan 8 orang yang diduga pelaku pengeroyakan remaja hingga meninggal bernama Indra Bayu Kelana (19) asal Kabupaten Karawang Jawa Barat, pada (30/9/2016) beberapa hari yang lalu.
Delapan orang terduga pelaku pengeroyokan yang telah diamankan pihak Kepolisian yakni. DP (17), KKK (17), DP (26), FED (33), RA (19), FA (15), MRM (14), dan FAA (15).

Delapan orang tersebut diduga telah mengeroyok Indra Bayu Kelana hingga tewas pada jumat (30/9/2016) sekitar pukul 03.00 wib di kawasan STS Purwakarta. Namun, nyawa Indra tidak tertolong lagi.

"Terduga semuanya berdomisili di Kabupaten Purwakarta, dan telah di amankan di Mapolres Purwakarta." Terang Kapolres Purwakarta AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko. Selasa (4/10).

Kronologis kejadian, berawal pelaku, dengan si korban yang mana tengah menikmati hiburan malam dugem (berjoged) bersama korban di Hall Queen STS Purwakarta, Diduga adanya perselisihan yang mengakibatkan pengeroyokan hingga memekan korban.

"Padahal perselisihan tersebut sempat di lerai oleh petugas keamanan. Namun kedua pihak atas kejadian tersebut, ada yang tidak terima hingga terjadi pengeroyo hingga memakan korban jiwa." Kata, AKBP Trunoyudo menambahkan.

Namun dari delapan orang terduga pelaku pengeroyokan korban tewas Indra Bayu Kelana, yang sudah diamankan di Mapolres Purwakarta, empat diantaranya masih dibawah umur.

Sementara Jajaran Sat Reskrim Polres Purwakarta masih memburu ke tiga Dalam Pencarian Orang (DPO) yakni, Den Panji alias Enden, Rino dan Wardo.

"Delapan orang terduga sudah ditahan, dan Tiga orang lainya masih DPO. Kasus ini terjerat pasal 170 ayat (1) dan pasal 365 KUHP  dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara." Pungkas AKBP Trunoyudo. (DeR)



«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: