» » » » » Pemprov Jabar Ambil Alih Kelola RSUD Jampang Kulon

SJO, KAB. SUKABUMI-Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengambil alih pengelolaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jampang Kulon Kabupaten Sukabumi. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengungkapkan bahwa alih kelola ini dilakukan sebagai cara untuk mempercepat layanan kesehatan kepada masyarakat.

"Ini merupakan pengembangan rumah sakit rujukan di Pemprov Jabar, sebelumnya kan ada RSUD Pameungpeuk Kabupaten Garut dan Al-Ihsan Kabupaten Bandung. Diharapkan ini menjadi rujukan pada saat ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan di RSUD," ungkap Aher usai penandatanganan alih kelola dari Bupati Sukabumi Marwan Hamim di Inna Samudera Beach Hotel, Jl. Raya Cisolok Km. 7 Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/10/16).

Aher menambahkan, alih kelola ini dilakukan juga sebagai bagian dari pengembangan kawasan selatan Jawa Barat, sehingga kawasan selatan bisa dikembangkan dan terpelihara dengan baik. Dengan demikian kawasan selatan Jabar bisa lebih maju dan terdepan sama dengan kawasan utara yang telah lebih dulu dilakukan penataan.

"Jadi alih kelola ini kita harapkan bisa meningkatkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat kepada masyarakat, juga bagian dari pengembangan wilayah bagian selatan Jawa Barat," ucap Aher.

Sementara itu, Bupati Marwan Hamim mengatakan bahwa selama ini pelayanan kesehatan di RSUD Jampang Kulon kepada masyarakat sedikit tersendat, terutama terkait penyediaan dokter.

"Jadi mudah-mudahan ini juga bisa memberikan dampak positif kepada Pemprov Jawa Barat. Terutama dalam program Jabar Selatan yang nantinya lebih bisa mensejahterakan wilayah selatan," tutur Marwan.

RSUD Jampang Kulon mempunyai personil atau petugas RS sebanyak 115 orang PNS, 129 orang pegawai tetap Non-PNS, 280 orang pegawai kontrak, serta memiliki aset keseluruhan hingga Rp 67,7 miliar.

"Bertahap kita siapkan tenaga medisnya selain yang sudah ada. Dan semua tenaga medis yang sekarang ada di Jampang Kulon jadi berpindah ke provinsi," ujar Aher.

"Akan kita dorong juga daerah lain seperti di Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Tasikmalaya untuk membuat RSUD juga," pungkasnya.(tim)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: