» » Menkes Buka LBN Tim Nusantara Sehat II

SJO, BANDUNG = Dalam rangka memeratakan tenaga medis dan kesehatan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI kembali mengadakan pembekalan kepada peserta Nusantara Sehat gelombang kedua Tahun 2016

Pembukaan pembekalan Tim Nusantara Gelombang II ini dilakukan oleh Menteri Kesehatan Prof.Dr.dr Nila Djuwita F. Moeloek,SpM.  Pihak Pusdikkes Kodiklat AD sendiri, bertindak sebagai pemberi bekal bagi para peserta. Program tersebut merupakan kerjasama antara Kementrian Kesehatan RI dengan TNI AD di Mako Pusdikkes Kodiklat AD.

Menurut menkes RI,  kebijakan kementerian kesehatan RI untuk periode 2015-2019 adalah penguatan kesehatan primer.  Hal ini didasari oleh permasalahan kesehatan yang mendesak seperti angka kematian ibu dan bayi yang masih tinggi, angka gizi buruk serta angka harapan hidup yang sangat ditentukan oleh kualitas pelayanan primer.

Selainn itu, program Indonesia Sehat meruapakan salah satu program agenda ke 5 Nawa Cita yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia. Program Indonesia sehat ini dituangkan dalam bentuk rencana jangka menengah Kementerian Kesehatan dalam rencana Strategis Kementerian Kesehatan dimana salah satu kebijakan pada periode 2015-2019 adalah penguatan pelayanan kesehatan (Yankes) primer.

Oleh karena itu, Kementerian kesehatan melalui Program Nusantara Sehat akan terus berperan secara aktif untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara adil dan merata melalui pendidikan kesehatan, konseling serta screening (penapisan) sebagai wujud tanggungjawab Negara.

Program Nusantara Sehat, diyakini mampu meningkatkan jumlah, sebaran komposisi dan mutu tenaga kesehatan. Kementerian Kesehatan RI dalam hal ini BBPK Ciloto bekerjasama dengan Pusdikkes Kodiklat TNI AD dengan melaksanakan Latihan Dasar Bela Negara dengan membekali peserta dengan materi Disiplin, Wawasan Nusantara, Tataran Dasar Bela Negara, Pembinaan Mental Ideologi Kejuangan, Peraturan Baris Berbaris, Pengetahuan Kompas (Navigasi Darat), Pengetahuan Survival, Pengangkutan Orang Luka, Pertolongan Darurat di Lapangan , pengetahuan pionir, aplikasi jiwa korsa dan kepemimpinan serta aplikasi ketangkasan jasmani berupa Dasar mountenering , jaring pendarat, melalui rintangan jarring pendarat, penyeberangan basah, jembatan tali dua.

Kegiatan pembekalan teori dan praktek di Homebase akan dilanjutkan  dengan aplikasi di daerah latihan , diharapkan setelah mengikuti pembekalan Tim Nusantara Sehat, peserta mampu menjadi ujung tombak layanan kesehatan di perbatasan NKRI dengan berbekal disiplin, loyalitas, dedikasi, jiwa korsa dan semangat pantang menyerah serta tidak mudah putus asa di tempat tugasnya dalam rangka memberikan layanan kesehatan paripurna (Pusdikkes/Penerangan Sdirum Kodiklat TNI AD).

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: