» » » » » Keterangan Dinkes Purwakarta terkait kelumpuhan Rika

SJO PURWAKARTA. Terkait kasus kelumpuhan Rika Nurcahya Rani (8), usai di vaksinasi massal di sekolahnya.  Kepala Bidang Pelayanan kesehatan (Kabid Yankes) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purwakarta, menegaskan bahwa, kelumpuhan Rika bukan disebabkan oleh vaksin, tetapi adanya riwayat pengobatan paru paru yang di alami Rika yang tidak selesai. Tegas Kabid Yankes. Rabu (31/8).

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinkes Kabupaten Purwakarta, Dokter Deni Darmawan, menanggapi kasus kelumpuhan yang dialami Rika Nurcahya Rani, bahwa kelumpuhannya bukan di sebabkan  oleh pemberian vaksin. "Apabila kelumpuhan Rika disebabkan karena vaksin, dipastikan tidak hanya Rika, tetapi rekan siswa Rika lainnya akan mengalami kelumpuhan." Jelasnya, Rabu (31/8).

Diduga, penyebab kelumpuhan Rika Nurcahya Rani, Siswi Kelas 2 SDN 1 Linggarsari Kecamatan Plered Purwakarta ini, karena adanya riwayat pengobatan paru paru yang di alami Rika yang tidak selesai. Yang mana seharusnya Rika menjalani pengobatan paru paru selama 6 bulan, tetapi baru 2 bulan telah dihentikan, sehingga bakteri paru paru menyerang lumban ke 4 dan 5 atau bagian tulang belakang, sehingga jadi lumpuh dan kemungkinan sulit disembuhkan. Terang, Deni Darmawan kepada awak media. Rabu (31/8).

Hingga saat ini, Rika Nurcahya Rani, hanya bisa terkolek lemah di rumahnya, di Kampung Cidangdeur Desa Linggarsari Kecamatan Plered Kabupaten Purwakarta. Sudah dua bulan lamanya, ia mengalami kelumpuhan, hingga tak bisa lagi berdiri. "Ironisnya, kelumpuhan yang di terimanya, terjadi usai ia menjalani vaksinasi massal di sekolah 8 bulan lalu."

Kini pelajar kelas 2 SDN 1 Linggarsari kecamatan Plered Purwakarta ini, telah dua bulan lamanya tak bisa berangkat sekolah, karena lumpuh. Sementara pihak orang tua telah berupaya membawa berobat anaknya ke dokter desa, namun tak juga ada perubahan.

Menurut Rina, orang tua korban, Rika Nurcahya Rani, awalnya mengalami panas tinggi dan pembengkakan dibagian lengan yang disuntik vaksin. Ia kemudian jatuh sakit, hingga akhirnya menderita kelumpuhan." (DeR)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: