» » » Keberadaan Prajurit TNI AD Tak Berarti Tanpa Pelatih Profesional

SJO, BANDUNG - Untuk mewujudkan profesionalisme keprajuritan yang berdisiplin tinggi, militan dan modern dan siap menjaga keutuhan wilayah NKRI, dibutuhkan Pelatih Satuan yang handal. Hal ini disampaikan dalam amanat Komandan Kodiklat TNI AD Letnan Jenderal TNI Agus Kriswanto yang dibacakan oleh Komandan Pusdikif Pussenif Kodiklat TNI AD Kolonel Inf Safrial, psc, M.P.R. (Han) dalam upacara pembukaan Pendidikan Perwira Pelatih Multi Korps yang diselenggarakan di Pusdikif Pussenif Kodiklat TNI AD.

Lebih lanjut Komandan mengatakan bahwa keberadaan Prajurit TNI AD tidak akan berarti apapun apabila kita tidak memiliki Pelatih-pelatih yang profesional yang mampu mentransfer ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimilikinya kepada Prajurit di satuan jajaran TNI AD.

Untuk itu, sebagai Perwira Pelatih nantinya, mempunyai tugas dan tanggung jawab yang sangat berat karena peningkatan mutu satuan sangat tergantung pada kualitas latihan yang diselenggarakan oleh Pelatih. Untuk menjadi Perwira Pelatih yang handal, seorang harus dapat menjadi seorang perencana, pemimpin, guru, teman, tidak pernah berhenti belajar dan bertindak sesuai kenyataan.

Harapan Komandan kepada para Perwira yang mengikuti pendidikan Perwira pelatih ini adalah dapat melaksanakan tugas sebagai Perwira Pelatih di satuan dengan  menerapkan Ilmu Kepelatihan dan Pembinaan Latihan yang meliputi Sistem Pembinaan Latihan, Teknik Penyeleng-garaan Latihan dan Manajemen Latihan serta Menyelenggarakan Latihan yakni Menembak, Nikpursar dan USJM guna mendukung pelaksanaan tugas satuan. (Penerangan Sdirum Kodiklat TNI AD)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: