» » » Demiz: Setiap Pengeluaran Dana PON Diawasi BPK dan KPK

SJO, BANDUNG–Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar yang juga Wakil Ketua Umum PB PON XIX dan Peparnas XV Jabar 2016 menegaskan, setiap dana yang digunakan PB PON dalam penyelenggaraannya, selalu diawasi dan dikonsulutasikan dengan BPK dan KPK. Oleh karena itu Deddy Mizwar atau yang lebih akrab disapa Demiz mempersilahkan bagi semua pihak yang ingin ikut mengawasi penggunaan dana PON dan Peparnas.

Hal itu diungkapkan Demiz menanggapi tuduhan salah satu LSM pemerhati keuangan yang menyebutkan dugaan kebocoran dana PON Jabar.

“Sebelum penganggaran, kemudian dalam masa penganggaran, kita selalu konsultasikan dengan BPK bahkan KPK kita persilahkan untuk terus mengawasi, agar tidak ada penyimpangan” ujarnya, di Media Center Utama PON XIX, Trans Hotel Bandung, Senin malam (19/9).

Menurutnya, justru upaya itu dilakukan untuk menhindari terjadinya penyimpangan anggaran oleh semua pihak. “Karena kita tidak ingin ada penyimpangan oleh semua pihak, maka sejak awal kita libatkan kedua lembaga itu, agar kalaupun ada terjadi kemungkinan penyimpangan bisa kita cegah sejak awal” jelasnya.

Demiz menjelaskan, catur sukses PON XIX itu salah satunya adalah sukses administrasi, artinya tidak ada masalah hukum yang berkiatan dengan keuangan setelah PON selesai. (*)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: