» » » » Pelajar Kelas 2 SD di Purwakarta Jadi Pemulung

SJO PURWAKARTA. Diduga, adanya pembiaran pihak orang tuanya, Intan (8) pelajar kelas Dua Sekolah Dasar (SD) di Purwakarta, harus menjadi pemulung guna meraup rizki. "Di usianya yang belia ini, sangat lah tidak wajar. Karena seusia intan harus bekerja, yang mana seharusnya bermain dengan teman teman seusianya dan belajar dengan penuh kasih sayang dan perhatian."

Intan (8), Pelajar Kelas 2 SDN Sukajaya  warga Citapen Desa Sukajaya Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta, saat ditemukan sedang memulung rongsokan di kawasan rest area Km 88, mengatakan, bahwa intan mulung guna membantu kebutuhan ekonomi keluarganya, intan anak ketiga dari pasangan Supardi dan Ibu Hani. "Saya sekolah kelas 2 di SDN Sukajaya Kecamatan Sukatani Purwakarta tinggal Citapen, saya setiap hari mulung di areal kawasan rest area Km 88, guna membantu kebutuhan ekonomi kedua orang tuanya." Kata intan saat di konfirmasiseputarjabar.com. Sabtu (6/8).

Purwanto Sekdis Disdikpora Kabupaten Purwakarta mengatakan, itu bagus, saya sangat mengafresiasi pada anak tersebut, diusianya sudah bekerja keras, mencari uang atau nafkah, itu adalah salah satu bagian dari pendidikan. "kelak dia akan menjadi orang besar kelak. Dari pada, main motor, game dan yang lainnya." Ungkapnya minggu (7/8)

Ketika di konfirmasi, Dedi Mulyadi Bupati Purwakarta, adanya pelajar menjadi pemulung menegaskan, bahwa saya akan panggil anak tersebut bersama kedua orang tuanya, hari ini juga. Dengan adanya pelajar SD yang tengah menjadi pemulung, tidak ada laporan dari salah salah satu perangkat Desa setempat Dedi akan berikan sangsi tegas. "Saya akan mempending gaji Kepala Desa, Ketua RW dan RT nya selama 3 bulan." Pungkasnya. (DeR)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: