» » » Ratusan Personil Dikerahkan Cari Nelayan Yang Hilang Di Perairan Pangandaran


SJO PANGANDARAN - Upaya pencarian Tono (35) warga Dusun Kamurang RT 02 RW 12 Desa Babakan Pangandaran, seorang nelayan yang tergulung ombak saat menarik jaring bersama adiknya Nana (32) di sebelah selatan muara Cileutik tepatnya di sebelah selatan eks water park Desa Putrapinggan Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, terus dilakukan.

Nana dan Tono merupakan kakak beradik, keduanya merupakan nelayan yang sudah terbiasa mencari ikan di laut Pangandaran.

Sebanyak 200 personil tim SAR gabungan dari Polisi Perairan, TNI AL, Balawista, Forum Kesiapsiagaan Dini Masyarakat Kabupaten Pangandaran dan nelayan setempat, hingga hingga kini belum membuahkan hasil.

Ketua Forum Kesiapsiagaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Pangandaran Ocid Sutan Abdul Rosid mengatakan, untuk memperluas area pencarian saat ini didirikan dua posko di tempat yang berbeda. Satu didaerah Lembah Putri Desa Putrapinggan dan satu lagi di daerah obyek wisata Karangnini Keduanya berada di Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran.

Menurut Ocid, kejadian ini bermula ketika keduanya hendak menarik jaring yang sudah mereka pasang sebelumnya, namun arus dan gelombang air laut yang sedang pasang menarik jaring dan perahunya ke arah pusaran air di dekat muara Cileutik.

Kejadian ini berlangsung sangat cepat, tepatnya jam 10.12 WIB ketika keduanya belum sempat melakukan tindakan penyelamatan, gelombang pasang menghantam perahu dan akhirnya perahu tergulung ombak dan keduanya terhempas dan masuk kedalam pusaran air.

Nana kemudian memegang pelampung jaring dan berenang ke tepi pantai hingga akhirnya selamat. Sementara Tono terlihat berusaha mendekati perahu yang terapung diatas pusaran air, namun kemudian Tono tergulung ombak dan hingga kini belum ditemukan.

Pencarian dilakukan melalui laut dan darat dengan radius kurang lebih 3 KM dari tempat kejadian.(wan)


«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: