» » » Pemudik Lelah ? Pemprov Jabar Sediakan Area Rehat

SJO BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan keselamatan dan kelancaran pemudik terjamin selama arus mudik dan balik. Salah satu upaya minimalisir kecelakaan adalah dengan menyediakan sarana prasarana penunjang yaitu mengalihfungsikan Jembatan Timbang menjadi rest area (area rehat).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat Deddy Taufik mengatakan ada delapan lokasi Jembatan Timbang yang sementara dialihfungsikan dalam rangka Idul Fitri 1437 H/2016 yaitu Jembatan Timbang (JT) Balonggandu Karawang, JT Losarang Indramayu, JT Tomo Sumedang, JT Gentong Tasikmalaya, JT Sindangrasa Ciamis, JT Cibaragalan Purwakarta, JT Kemang Bogor, dan JT Bojong Cianjur. Semua siaga 24 jam dari H-7 hingga H+7 Idul Fitri.

“Fasilitas yg terdapat di delapan Jembatan Timbang yaitu parkir, toilet, musholla, ada juga yang menambah dengan minum, kopi teh ala kadarnya pelepas dahaga seperti di JT Losarang. Semuanya disediakan gratis bagi pemudik,” katanya.

Jumlah personil Dishub yang terlibat, kata Deddy, total beserta personil dishub kota dan kabupaten berjumlah 1690 orang.

Selain fasilitas rehat untuk pemudik yang menggunakan mobil, Dishub Jabar juga menyediakan area rehat bagi pemudik yang menggunakan motor. “Lokasi area rehat pada waktu mudik adalah Kantor Camat Ciasem Subang, Rumah Makan Taman Selera Indramayu, Cijengjing Ciamis,” kata Deddy.

Sedangkan untuk arus balik, area rehat yang disiapkan berlokasi di Kantor Brimobda Jabar, Kantor Kodiklat Kementerian Kelautan dan Perikanan Jl. Ry Sukamandi Patok Beusi – Subang, Rumah Makan Sari Rasa Rajapolah – Tasikmalaya, dan Alun Alun Limbangan Garut.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi puncak arus mudik 2016 akan terjadi pada H-4 dan puncak arus balik pada H+3 Idul Fitri 1437 H. Pada tahun ini jumlah pemudik yang menggunakan angkutan umum diprediksi akan mencapai 17,6 juta orang yang terdiri dari penumpang angkutan jalan, angkutan penyeberangan, kereta api, angkutan laut dan udara. Sedangkan 2,4 juta orang akan menggunakan kendaran pribadi, dan 5,6 juta orang akan menggunakan sepeda motor.(*)


«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: