» » » Ketua KTNA Desa Batukaras Merasa Dipermainkan Rekanan Proyek Sumur Bor Pantek


SJO PANGANDARAN - Terkait Sumur Bor Pantek bantuan pemerintah yang hingga kini tidak dapat digunakan, Ketua KTNA Desa Batukaras, sekaligus Ketua Kelompok Tani, Endang Sukara, merasa dipermainkan oleh pihak rekanan.

Sebab menurut Endang, sebelumnya genset pompa air itu sudah ada dan bisa digunakan. Tapi kenapa diambil lagi tanpa ada pemberitahuan.

“Memang awalnya sumur pantek itu sudah bisa digunakan. Tetapi tanpa sepengetahuan saya genset diambil lagi oleh rekanan. Pada saat itu istri saya yang tahu, kan saya wajar mempertanyakan hal itu,” kata Endang.

Endang berharap genset mesin pompa yang diambil oleh pihak rekanan segera dipasang kembali dan mesin pompa sumur pantek bisa dioperasikan lagi,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala DKPK Pangandaran, Ir. Adi Nugraha, didampingi Plt. Kabid Pertanian, Rusyana, mengatakan bahwa pembangunan sumur pantek sudah selesai dilaksanakan sejak lama oleh pihak rekanan.

Menurut dia, sarana penunjang berupa pemasangan genset pompa air menjadi tanggungjawab penerima program, dalam hal ini kelompok tani di daerah setempat.

“Kami sudah mengecek ke lapangan setelah sumur pantek selesai dikerjakan pihak rekanan. Dan hasilnya sudah sesuai dan bisa digunakan. Baru kita melakukan berita acara serah terima antara Dinas ke kelompok tani. Dan selanjutnya semua tanggungjawabnya ada sama penerima,” jelas Rusyana.

Rusyana menuturkan, program kegiatan tersebut sudah selesai sejak enam bulan yang lalu, bahkan sudah diserah terimakan dengan kelompok tani. Meski begitu, pihaknya akan mengecek kembali ke lokasi untuk menindaklanjuti keluhan dari petani terkait persoalan sumur pantek.

“Kita akan cek kembali ke lapangan kenapa ini bisa terjadi. Padahal program kegiatannya sudah enam bulan yang lalu. bisa saja gensetnya diamankan oleh kelompoknya karena khawatir ada yang mencuri, coba nanti kita cek ya,” kata Rusyana. (wan)


«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: