» » » Jasad Nelayan Yang Tenggelam Di Perairan Pangandaran, Akhirnya Ditemukan


SJO PANGANDARAN - Jasad Tono (35) warga Dusun Kamurang RT 02 RW 12 Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran, Jawa Barat, yang tergulung ombak saat menarik jaring bersama adiknya Nana (32) di sebelah selatan muara Cileutik Desa Putrapinggan Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, akhirnya ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB  Minggu 24 Juli 2016.

Korban ditemukan oleh tim SAR dari Forum Kesiapsiagaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Pangandaran, kurang lebih 1 kilometer dari tempat kejadian dalam kondisi tewas.

Ketua Forum Kesiapsiagaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Pangandaran Ocid Sutan Abdul Rosid mengatakan, korban ditemukan tadi pagi oleh para relawan dari FKDM Kabupaten Pangandaran dalam kondisi tidak bernyawa ditengah laut.

"Upaya pencarian jasad korban akhirnya membuahkan hasil setelah dilakukan pencarian sejak kemarin, yang melibatkan ratusan personil dari tim SAR gabungan dari Polisi Perairan, TNI AL, Balawista, FKDM Kabupaten Pangandaran,"jelasnya.

Ocid menambahkan sejak kemarin untuk memperluas area pencarian telah didirikan dua posko di tempat yang berbeda. Satu didaerah Lembah Putri Desa Putrapinggan dan satu lagi di daerah obyek wisata Karangnini Keduanya berada di Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran.

Lebih lanjut Ocid menjelaskan Tono merupakan korban meninggal saat tenggelam bersama adiknya Nana yang tergulung ombak saat menebar jaring di Pantai Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat pada Sabtu (23/7/2016) kemarin.

Dalam kejadian tersebut Nana yang merupakan adik korban berhasil selamat, sementara Tono hilang ditelan gelombang hingga Minggu pagi ini ditemukan di tengah laut  dalam kondisi tak bernyawa.

"Jasadnya langsung di bawa ke Puskesmas Pangandaran untuk dilakukan pemeriksaan dan pemulasaran, dan selanjutnya akan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan,"pungkasnya.(wan)                


«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: