» » Hoax !! Pria Tewas Bunuh Diri Karena Barang Dagangan Disita Satpol PP Kota Bandung


SJO BANDUNG - Beredar hoax di jejaring sosial, pria terjun bebas gara-gara barang dagangan disita Satpol PP. Kepala Satuan Polisi (Kasatpol) Pamong Praja (PP) Edy Marwoto membantah kabar tersebut, ia lantas menjelaskan bahwa kejadian tersebut tidak ada hubungannya sama sekali dengan penyerangan sekelompok Pedagang Kaki Lima (PKL) ke Markas Komando Satpol PP di Dalam Kaum Bandung, Jum'at (1/7).

"Kalau yang bunuh diri gak ada kaitan itu, itu bukan PKL" Kata Kasatpol PP Edy Marwoto saat dihubungi seputarjabar.com via seluler.

Edy lantas menjelaskan penyebab kejadian insiden penyerangan ke Kantor Satuan Polisi Pamong Praja sore tadi

"Kita lakukan penertiban tadi pagi, siang sampai sore. Nampaknya mereka sudah mempersiapkan dan menyusun kekuatan. Pada Saat kita lakukan infanteri yang ketiga kali menyisir Dalam Kaum sampai Braga - Otista - Parahyangan - Kapatihan, ternyata mereka sudah bergerombol ratusan membawa batu dan melempari petugas kita dan anggota satpol, tiga petugas, kepala satpol terkena lemparan batu" Ujarnya.

Selain melempari petugas di kawasan yang disisir petugas, massa lantas bergerak mendatangi kantor Komando dan melempar batu ke arah markas Satpol PP.

"Kemudian beralih ke mako di satpol melempari kantor, lantai 1 dan lantai 2 kaca pecah" Terangnya.

Dalam hoax mencekam tersebut juga menyebutkan kegentingan yang terjadi di area alun-alun Bandung dipicu tewasnya seorang pria bunuh diri siang tadi akibat diambil barang dagangannya. Seperti diketahui seorang pria bunuh diri dengan cara menjatuhkan diri dari atas Jembatan Penyeberangan Orang di depan kantor Pos dan Giro Alun-alun Kota Bandung.

"Tidak benar yang bunuh diri itu berbeda, bukan pkl itu" Tandasnya..

Walau upaya penertiban PKL mengalami kendala, Satpol PP tetap akan melanjutkan menegakan Peraturan Daerah (Perda). Hal tersebut akan disampaikan Marwoto kepada Walikota Bandung.

"Berlanjut karena kita tidak boleh kalah, karena kita tetap harus menegakan peraturan daerah, kita tetap akan lanjutkan. Hari ini saya akan menghadap walikota Bandung dan akan meminta pengamanan dari TNI/POLRI untuk memback up kami" Pungkasnya.(Don).

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

1 komentar: