» » » Soal pengembalian Dana THR 2015. Bupati Purwakarta; Hubungi saya jika keberatan


SJO PURWAKARTA. Dedi Mulyadi Bupati Purwakarta, menyampaikan permohonan maaf dihadapan para pegawai dan guru yang hadir dalam acara Peringatan Isra Mi’raj, yang gelar di Taman Maya Datar Pendopo Purwakarta. Rabu (11/5)
"Permohonan maaf yang dia sampaikan terkait dengan pengembalian uang Tunjangan Hari Raya Tahun 2015 lalu, ke Kas Daerah atas rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)."

Menurutnya Dedi, bahwa pengembalian uang THR tersebut bukan untuk kepentingan pribadi. Sebagaimana ramai dibicarakan di sosial media maupun di lingkungan pegawai dan guru.
"Karena, kebijakan pengembalian uang THR tersebut, dilakukan atas perintah Undang-undang dengan otoritas lembaga BPK yang bekerja atas nama Undang-undang."

Dalam kesempatan ini saya meminta maaf kepada para PNS dan Guru, karena ada pemotongan gaji untuk dikembalikan ke Kas Daerah. "Semata saya lakukan untuk menjalankan amanat perundangan bukan untuk kepentingan pribadi." Tegas Dedi.

Total Dana THR yang dikeluarkan sebesar Rp7 Milyar, itu sudah 100 persen dikembalikan ke Kas Daerah. Kata Dedi.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban Dedi pun siap pasang badan dengan komitmen pernyataan kesiapan mengganti uang tersebut dengan dana pribadi apabila ada pegawai atau guru yang merasa keberatan atas pengembalian itu.

“Silakan membuat nota keberatan jika ada pihak yang merasa keliru atas pengembalian dana ke Kas Daerah ini, Saya siap menjual aset pribadi saya untuk menggantinya”. Ungkap Dedi dalam sambutannya.

Pengembalian uang THR Tahun 2015 ini diakibatkan oleh Kesalahan Administratif penempatan Kode Rekening. Ke depan Dedi berjanji menambah tunjangan transportasi bagi para pegawai dengan besaran Rp150 ribu per bulan melalui mekanisme akumulasi selama satu tahun akan diberikan di Tahun 2017 nanti, sesuai dengan Kode Rekening yang telah ditetapkan.

“Ini solusi, kami tambahkan tunjangan transportasi tetapi setelah berkonsultasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan agar tidak terjadi kesalahan berulang. Anggap saja ini gaji ke 15. Karena gaji ke 13 akan diterima awal puasa. Gaji ke 14 akan diterima sebelum libur lebaran”. Pungkas Dedi. (DeR)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: