» » LPBI NU Bantu Masyarakat Terdampak Banjir di Bekasi


SJO JAKARTA - Hujan deras yang mengguyur sejak Kamis (21/4/2016) malam, membuat sejumlah warga di Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan harus berkutat membendung air yang masuk ke dalam rumah mereka. Berdasarkan pantauan Tim Tanggap Darurat PP LPBI NU di lapangan, hampir keseluruhan di wilayah tersebut terendam air dengan ketinggian air diperkirakan mencapai 30 centimeter hingga 100 centimeter.

“Warga disini mah sudah terbiasa seperti ini kalau pas hujan, hujan sedang saja banjir, apalagi hujan deras sudah pasti kelep (tenggelam) ini kampung,” kata Ahmad (32), warga RT 14/RW 08 Desa Buni Bakti, Jumat (22/4/2016).

Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) pada tanggal 23 dan 24 April 2016 memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir di Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako untuk 203 KK. Berdasarkan assessment yang dilakukan oleh Tim Tanggap Darurat PP LPBI NU, saat ini kebutuhan utama masyarakat terdampak banjir di antaranya adalah makanan.

Menurut Koordinator Tim Tanggap Darurat PP LPBI NU, Yulistianto, berdasarkan informasi dari masyarakat, kejadian banjir di daerah Babelan terjadi hampir setiap tahun.  Banjir disebabkan oleh besarnya volume air yang ada di Kali Bekasi kiriman dari dearah Bogor dan sekitarnya. Selain itu, pada saat yang sama air laut sedang pasang.

Ketua PP. LPBI NU, Muhamad Ali Yusuf, mengajak semua pihak terutama Pemerintah dan masyarakat di sekitar lokasi banjir untuk melakukan kajian risiko bencana banjir agar didapatkan gambaran menyeluruh dan terukur tentang ancaman, dampak, risiko dan juga kapasitas yang dimiliki oleh para pihak di daerah tersebut. Hasil kajian risiko bencana tersebut jika nantinya terdesiminasi dengan baik, maka para pihak terutama masyarakat dapat aktif melakukan kegiatan untuk mengurangi risiko dan dampak bencana, sementara Pemerintah dapat menentukan perencanaan dan kebijakan untuk penanggulangannya, disupport oleh lembaga usaha untuk memaksimalkan upaya  pengurangan risiko bencana.

Ali Yusuf berharap semua pihak di daerah tersebut dapat berkonsolidasi dan segera merumuskan rencana dan tindakan yang kongkrit untuk melakukan penanggulangan bencana banjir agar kejadian yang sangat merugikan dan terjadi setiap tahun tersebut tidak terulang lagi di masa yang akan datang.

Menyambut bantuan dari PP. LPBI NU, Pengurus MWCNU Kecamatan Babelan, KH. Misbah yang mewakili penerima bantuan mengatakan, bantuan yang diberikan oleh PP. LPBI NU ini sangat diperlukan  dan sangat membantu masyarakat yang terdampak banjir. Dengan bantuan ini mudah-mudahan dapat mengurangi penderitaan masyarakat yang hampir setiap tahun terdampak banjir.

PP. Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: