» » » IWAPA Pasar Juma'ah, Bantah Klaim Kepala UPTD Pasar


SJO PURWAKARTA - Ketua Ikatan Warga (IWAPA) Pasat Juma'ah, Iwan Sofwan, "bantah" klaim kepala UPTD Pasar Juma'ah dan pasar Leuwi Panjang, yang menyatakan pihaknya sudah berdialog  kepada para pedagang pasar juma'ah terkait rencana pemkab bahwa pasar juma'ah akan dijadikan mall dan bioskop.

"Siapa pedagang pasar juma'ah yang diajak dialog ataupun sosialisasi terkait rencana pemkab, bahwa pasar juma'ah akan dijadikan mall dan hotel. Saya gak tau pedagang pasar mana yang diajak bicara. Saya gak pernah dihubungi, secara resmi membicarakan hal ini belum pernah." ungkap Iwan dilingkungan pasar juma'ah. Senin (16/5).

Lanjut Iwan, lebih aneh lagi ada bahasa relokasi pedagang pasar juma'ah ke Sadang Terminal Square (STS), akan dilaksanakan setelah adanya penandatanganan perjanjian kerjasama.

"Kami seluruh para pedagang pasar juma'ah tidak setuju dan menolak keras yang namanya relokasi. Karena sebelumnya  saya pernah berdagang di STS selama 2 tahun namun "bangkrut." tegasnya.

Menurut Ketua Iwapa Pasar Juma'ah, bahwa bukan Kapasitasnya Kepala UPTD Pasar Juma'ah dan Pasar Lewi Panjang, Yani Swakotama, mengatakan seperti itu.

"Seharusnya Kepala UPTD Pasar, mampu menenangkan para pedagang dan memberikan pemberitahuan yang mencerahkan. Bukan memperkeruh suasana." Ungkap Iwan, kepada awak media, senin (16/5).

Pasalnya, Iwapa pasar juma'ah selalu membuka diri untuk berdialog kepada pihak mana pun. "Sampai saat ini, belum pernah ada pihak manapun yang mengajak untuk berdialog."

Sehingga, kami melayangkan kembali surat kepada komisi II DPRD Kabupaten Purwakarta, Pertengahan bulan april lalu.

"Gelar audensi, untuk mempresentasikan seperti apa kegiatan ekonomi dan keberadaan para pedagang pasar secara utuh. jangan sampai para wakil rakyat ini, mengerti terkait pasar Juma'ah, tetapi pura pura tidak mengerti." Pungkasnya. (DeR)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: