» » Bencana Mengintai Kawasan Bandung Utara (KBU) Pemprov Jabar Diminta Gerak Cepat Tangani Longsor


SJO BANDUNG – Longsor di Kawasan Bandung Utara (KBU) terus terjadi. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat harus segera mengambil langkah strategis untuk menanganinya. Hal tersebut disampaikan Ir. Abdul Hadi Wijaya, MSc., anggota legislatif fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada Senin (9/5), di kantor DPRD Jawa Barat, Bandung.

“Saya sangat khawatir akan terjadi bencana di Kawasan Bandung Utara. Untuk itu saya mengharapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bertindak cepat dan tegas,” ujar wakil ketua Pansus 1 DPRD Jawa Barat itu.

Pansus 1 merupakan panitia khusus yang dibentuk oleh DPRD Jawa Barat. Pansus ini bertugas membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang KBU. Hasil kerja Pansus 1 telah disetujui dalam rapat paripurna DPRD Jawa Barat pada Jumat (29/4) lalu.

KBU, lanjut anggota fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, merupakan Kawasan Strategis Provinsi (KSP). Karenanya penanganannya tidak bisa dipartisi menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten atau kota. Pemprov Jawa Barat harus mengambil posisi sebagai pemegang kendali untuk menyelematkan lingkungan.

“Pemprov sudah dalam posisi yang sangat pas untuk ambil kendali. Kalau penanganannya diserahkan ke pemerintah kabupaten, nanti penanganannya berhenti sampai daerah kabupaten tersebut. Padahal KBU ini termasuk KSP,” tutupnya.

Akibat eksplorasi yang tidak terkendali, longsor di daerah KBU memang kerap terjadi. Terlebih lagi di musim penghujan seperti saat ini. Terakhir, tebing setinggi 30 meter di kawasan Dago Resort mengalami longsor yang mengakibatkan terhambatnya aliran Sungai Cidurian. (DLS)



«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: