» » The Next Lupus, Gali Potensi Penulis Muda Bandung


SJO BANDUNG - Tokoh fiksi Novel Lupus yang tercipta lewat karangan Hilman Hariwijaya terbit pertama kali sekitar 30 tahun yang lalu, mengingatkan kita akan sosok pribadi muda yang berkarakter sahaja, baik,  dan tampan dengan gaya identik mengunyah permet karet membuat tokoh Lupus menjadi idola dan trend setter remaja pada masa itu, menggambarkan kehidupan problematika sosial remaja kala itu dengan diperkuat kehadiran sosok Boim, Gusur sebagai sahabatnya, juga sosok Lulu sebagai adik perempuan sekaligus karakter yang disukai oleh remaja saat itu.

Setelah 30 tahun berlalu, apakah remaja saat ini mengenal tokoh Lupus? Rasanya hanya generasi  tahun 80-90 saja yang masih melekat mengingat tokoh Lupus. Melalui Rumah Kreatif Lupus bekerjasama dengan Tirana Art Management, didukung oleh Yayasan SAHaLA (Sahabat Asia Bianglala) ingin menghidupkan kembali Tokoh Lupus dan sesuai dengan problematika remaja saat ini. Dengan tema Nulis Lupus Bareng, diharapkan para penulis muda yang tertantang menuangkan ide ide kreatif dapat mengirimkan cerita fiksi pendek tokoh Lupus sesuai imajinasinya ke alamat email ( nulislupus@gmail.com ).

Dari banyaknya karya yang masuk, akan dipilih peserta seleksi pertama dan mempresentasikan ide cerita secara langsung dihadapan tim juri. Penjurian akan dilaksanakan pada hari Sabtu 23 April 3916 di Kantinasion Jln. Ambon no. 8A Bandung. Proses kreatif  Lupus Baru akan disupervisi langsung oleh Hilman Hariwijaya, beserta dua sahabatnya ; Gusur Adhikarya dan Boim Lebon.

Hilman Hariwijaya, penulis tokoh Lupus yang juga salah satu inisiator Rumah Kreatif Lupus mengatakan "Saat Lupus diterima publik, saat itulah saya sadar bahwa Lupus adalah milik generasi muda Indonesia, bukan eksklusif milik saya. Saya ingin Lupus hadir menjadi inspirasi dan ikut berperan membangun bangsa dengan kapasitas sebagai remaja yang cinta tanah airnya", terangnya dalam acara konfrensi pers, Minggu (17/4) Jl. Tamblong-Bandung.

"Semoga dengan adanya ajang ini, diharapkan dapat menggugah dan merangsang serta mengetahui besarnya potensi penulis muda yang ada di Kota Bandung", tutupnya.(cyd)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: