» » » » Gabungan Ormas se Jawa Barat Siap Menghadang Aksi Sweeping BARKIN


SJO PURWAKARTA - Organisasi Masyarakat (Ormas) Barisan Kebangkitan Nasional (BARKIN) sedianya akan melakukan sweeping terhadap Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi pada acara Musyawarah Daerah Partai Golkar Jawa Barat yang akan dihelat Sabtu (23/4) di Hotel Grand Aquila Pasteur Bandung. Dedi diketahui akan maju sebagai salah satu kandidat Ketua Umum Partai Golkar Jawa Barat head to head melawan kandidat petahana Irianto MS Syafiudin atau akrab disapa Yance. Ormas yang dikenal memiliki basis dari kalangan kader Front Pembela Islam atau FPI ini menolak Dedi Mulyadi untuk memasuki wilayah Kota Bandung.

Menyikapi Isu yang sudah tersebar sejak minggu lalu ini, Gabungan Organisasi Masyarakat yang terdiri dari Angkatan Muda Siliwangi (AMS), Forum Komunikasi Putera Puteri Purnawirawan TNI/POLRI (FKPPI) dan Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (GIBAS) menggelar pertemuan tertutup hari ini Rabu (20/4) di sebuah Kafe dikawasan Kota Bandung. Ormas-ormas yang memiliki Ideologi Kesundaan dan Nasionalisme ini mengaku tidak rela jika Kota Bandung umumnya Jawa Barat menjadi wilayah yang "sangar" dan tidak "someah ka semah" karena gerakan penolakan terhadap Dedi Mulyadi yang digelar oleh BARKIN.

Ketua Umum GIBAS, Syuhaya mengatakan bahwa dirinya bersama organisasi yang dia pimpin secara tegas akan menolak apapun bentuk kegiatan yang mengotori wibawa tanah sunda. Menurut dia, upaya sweeping terhadap sesama orang sunda merupakan tindakan yang sudah tidak bisa ditolerir. "Ini kultur sunda kan

"someah ka semah" (menghargai tamu.red) sama tamu saja menghargai apalagi pada sesama orang sunda, kami konsisten menjaga nilai ini. Maka siapapun yang berusaha mendegradasi nilai kesundaan, kami siap berada di garda terdepan untuk melawan". Kata Syuhaya menjelaskan.

Saat dikonfirmasi ihwal Musda Golkar Jawa Barat, secara tegas Syuhaya mengatakan bahwa Musda Golkar bukan menjadi domain diri dan organisasi yang dia pimpin.

"Itu hajat partai, silakan saja tidak ada urusannya dengan kami. Tetapi kami menjaga tanah sunda yang akan menjadi tuan rumah hajatan itu kan harus damai dan kondusif". Tegas Syuhaya

Ketua FKPPI Jawa Barat Yana Mulyana mengatakan isu sweeping ini memang sudah santer dibicarakan baik di internal aktifis politik maupun media massa. Desas desus ini kian mendekati kenyataan ketika dirinya mengetahui melalui kadernya bahwa sudah ada beberapa titik konsentrasi massa yang disiapkan oleh BARKIN.

"Kami ini cinta tanah air, kami junjung nasionalisme setinggi-tingginya. Maka jika ada orang yang ingin mengotori tanah airnya sendiri dengan cara sweeping terhadap sesama anak bangsa ya kami tidak bisa diam begitu saja". Kata Yana menjelaskan

Pernyataan Kedua ormas besar di Jawa Barat ini pun diamini oleh Perwakilan dari Angkatan Muda Siliwangi Asan Andriana. Wakil Ketua I AMS Pusat ini mengatakan ada persoalan yang belum selesai antara organisasinya dengan FPI yang hari ini menggunakan bendera BARKIN untuk menghadang Dedi Mulyadi.

"Kami dari AMS tidak habis pikir ini apa sebenarnya yang mereka mau, sudah menghina kebudayaan Sunda eh sekarang mau mengkavling tanah sunda dari warga sunda sendiri". Tutup Asan geram. (HMS/DeR)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: