» » » Dimenangkan PN Bandung Jiwasraya Ambil Alih Lahan Sengketa Cipaganti 142


Foto : Sekretariat DPP Gibas Tak Berkutik Kantor yang dijadikan markas yang juga Objek Lahan Sengketa Diambil Alih.(Don)

SJO BANDUNG - Kuasa Hukum PT Asuransi Jiwasraya mengambil alih objek sengketa lahan yang terletak di Jalan Cipaganti Nomor.142, Kelurahan Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Kamis (14/4) pagi. Lahan yang diatasnya berdiri sebuah bangunan kuno itu berada di kawasan elite Cipaganti, di rumah objek sengketa juga tertera jelas sebagai Markas Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (Gibas) dimana Syuhaya sebagai ketua umumnya.

Asuransi Jiwasraya sebagai Pihak yang dimenangkan Pengadilan Negeri (PN) Bandung, melalui kuasa hukumnya, "Kantor Hukum Eighty Six" Pengacara/Advocate, DR Nurwidiatmo SH, MH dan Zecky Alatas SH, MH bersama Brigade 08 berupaya mengamankan objek yang menurutnya, adalah, Aset Negara.

Dengan membawa Dua Puluhan orang bertubuh kekar, tanpa perlawanan dari anggota Gibas. Mereka merangsek masuk dan menancapkan 2 buah plang berdampingan bertuliskan lahan ini Dibawah Pengawasan "Kantor Hukum Eighty Six", pertama kiri Pemberitahuan Tanah Dan Bangunan ini telah di letakkan Sita Jaminan (Coservatoir Besllag) Oleh Juru Sita Pengadilan Negeri Bandung Berdasarkan Berita Acara Sita Jaminan Nomor : 136/PDat/G/2015/PN.BDG Pada Hari Selasa Tanggal 26 Januari 2016.


“Saya sebagai kuasa hukum dari Asuransi Jiwasraya untuk melakukan pemasangan plang sita jaminan terhadap putusan dari Pengadilan Negeri Bandung, bahwa tanah tersebut, tanah dan bangunan tersebut adalah milik negara. Karena asuransi jiwasraya adalah BUMN (Badan Usaha Milik Negara-Red)" Kata Kuasa Hukum  Zecky Alatas SH MH di Lokasi Sengketa, Kamis (14/4) pagi.

Lanjutnya, "Jadi kami kuasa hukum dari kantor pengacara eighty six dan dibantu dari kawan-kawan brigade 08 melakukan mengamankan menyelamatkan aset negara pada hari ini Kamis, Jam 11.15 Wib, pemasangan kami laksanakan pada hari ini sampai saat ini alhamdulilah berjalan dengan baik“ Ujarnya.

Pihaknya, juga mengklaim memiliki data yang tidak sembrono, aset tersebut diakuinya adalah aset negara yang berkekuatan hukum tetap, “Intinya dalam pokok perkara Asuransi Jiwasraya ; Pertama , Mengabulkan gugatan penggugat dalam putusan menyatakan amar putusan tergugat 1, tergugat 2, tergugat 3, tergugat 4, tergugat 5, tergugat 6 telah melakukan perbuatan melawan hukum.Tiga, menyatakan ; Adalah pemilik sah atas objek tanah sengketa seluas 1.100 Meter Persegi dan bangunan rumah diatasnya terletak dikenali di Jalan Cipaganti No.142, Kelurahan Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, sekian salah satunya amar putusan“ Jelasnya.

Lahan tersebut merupakan aset yang di nasionalisasikan negara pasca kemerdekaan, berdiri sejak jaman pendudukan Belanda, lahan tersebut disewakan kepada keluarga Nur Abbas.

"Asal muasalnya sebelum asuransi jiwasraya, sebelumya adalah perusahaan Belanda dengan nama Belanda, pada tahun 1859. Tahun 1900 sekian ada penyewa bernama Nur Abas. Nur Abas adalah penyewa pada Asuransi Jiwasraya, beberapa lama kemudian meninggalah nur abas. Dan ahli warisnyalah yang sekarang berada di dalam dasarnya dulu adalah surat izin menghuni, meninggalah nur abas  ada ahli warisnya" kata Kuasa Hukum.

Terang Zecky "Ahli warisnya diberikanlah kompensasi oleh perusahaan asuransi jiwasraya kalo tidak salah dengar 400 juta. Pada waktu itu keluarlah ahli waris. Jiwasraya mau masuk karena dia memiliki sertifikat hak guna bangunan, dan tiba-tiba masuklah ini, DPP hingga saat ini" Katanya

Selain mengambil alih lokasi pada objek, dari DPP Gibas,  "Memang artinya tidak ada legal standing untuk menempati rumah ini. Sedangkan ketua umum Gibas yang saya tau pak suhaya aja ya telah kita laporkan ke polrestabes. Perkembangan penyidikannya silahkan teman media tanyakan langsung ke polrestabes" tutupnya.(Don)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: