» » » Benarkan Isu Sweeping Terhadap Dirinya, Dedi Mulyadi Tegaskan akan Tetap Masuk Arena Musda Golkar Jawa Barat


SJO PURWAKARTA. Musyawarah Daerah DPD Partai Golkar Jawa Barat akan segera digelar besok Sabtu (23/4) di Hotel Grand Aquila Pasteur Bandung. Acara lima tahunan yang mengagendakan pemilihan Ketua Umum Partai Golkar untuk tingkat provinsi ini sudah dipastikan menghangat dengan berbagai isu yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan tersebut. Tak terkecuali Isu Sweeping salah satu ormas yang mengatasnamakan Agama untuk menghadang salah satu kandidat Ketua Umum Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Menanggapi isu sweeping terhadap dirinya, Dedi Mulyadi menanggapi santai seraya mengatakan bahwa rencana sweeping yang akan dilakukan oleh Ormas yang menamakan dirinya sebagai BARKIN (Barisan Kebangkitan Nasional) tersebut tidak berkaitan dengan Partai Golkar. Dedi mengimbau agar organisasi lain untuk menghormati AD/ART atau Konstitusi partai berlambang pohon beringin ini.

“Saya dengar isu ini sudah lama dan sempat saya cross check ternyata benar ada upaya untuk melakukan sweeping terhadap saya pada saat Musda Golkar nanti. Sebagai kader partai saya hanya berusaha menjalankan asas konstitusi partai saya bahwa setiap kader yang sudah memiliki kualifikasi untuk menjadi Ketua Umum boleh-boleh saya untuk mencalonkan. Jadi ini hak saya sebagai kader, maka organisasi lain harus menghormati tata nilai dalam partai kami. Tidak boleh ikut campur”. Kata Dedi disela kegiatannya memperingati Hari Bumi di Purwakarta Jum’at (22/4).

Dedi pun menegaskan akan segera mengkaji bersama Kuasa Hukumnya jika besok benar-benar terjadi aksi sweeping di lokasi Musda terhadap dirinya. Kader Golkar yang sedang menjalani masa jabatan sebagai Bupati Purwakarta untuk periode yang kedua ini akan maklum jika sweeping atau penolakan tersebut berasal dari internal atau organisasi sayap partai. “Kalau berasal dari komunitas luar partai, saya kira mereka sama sekali tidak memiliki hak untuk melarang saya memasuki arena Musda Golkar Jabar. Kalau mereka berasal dari internal partai, budaya kami dialog saya bersedia bicara secara terbuka. Ini kan diluar partai, jadi kalau seandainya besok terjadi sweeping, saya dan kuasa hukum akan kaji ini lebih dalam karena ada hak saya yang dilanggar disana”. Tegas Dedi

Dedi mengaku mempercayakan keamanan dan ketertiban Musda Golkar Jawa Barat kepada pihak keamanan karena wilayah itu sudah merupakan domain negara yang harus hadir memberikan kenyamanan kepada siapapun warga negara yang akan menyalurkan hak politiknya.

“Soal keamanan mah ada Pak Kapolrestabes, Pak Kapolda dan Pangdam Siliwangi. Bahkan saya dengar acara besok (Musda Golkar Jawa Barat. Red) akan dikawal oleh 1.700 personel gabungan kepolisian dan militer. Ini kan luar biasa. Saya sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak keamanan”. Pungkas Dedi. (HMS/DeR)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: