» » Ketersediaan, Salah Satu Trik Tingkatkan Konsumsi Ikan

SJO BANDUNG - Potensi perikanan dan kelautan di Jawa Barat sangat memadai, namun nyatanya kebanyakan hasilnya diekspor dibandingkan dikonsumsi masyarakat. Padahal konsumsi ikan sangat penting dikonsumsi bagi ibu hamil, balita dan anak-anak, karena dapat meningkatkan kualitas SDM.

Hal ini diungkapkan Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Jawa Barat, Netty Heryawan saat membuka Rapat Koordinasi Peningkatan Konsumsi Makan Ikan Tahun 2016 di Aula Dinas Perikanan Provinsi Jawa Barat, Senin (21/3/16).

Ironinya, saat ini masih banyak balita dan anak-anak kekurangan gizi yang berpengaruh pada kualitas kesehatan sesuai standar kesehatan nasional. "Karena kekurangan asupan gizi yang sehat maka Indonesia berada di posisi ke 4 tubuh stanting dan posisi ke 5 mal nutrisi di dunia," tuturnya.

Maka solusinya, harap Netty, bagi peserta yang hadir dapat melakukan strategi pemasaran dan sosialisasi di tengah masyarakat untuk gemar konsumsi ikan. Dengan mengedukasi dalam meningkatkan sumber daya manusia dimasa mendatang sehingga kecerdasan generasi penerus dapat terjamin dan unggul.
"Dengan melakukan Pemerataan, adanya ketersediaan dan keterjangkuan bagi konsumen baik melalui teknologi dan advokasi kebijakan," pungkasnya.

Kepala Dinas Perikanan Provinsi Jawa Barat Jafar Ismail mengatakan rakor ini bertujuan ini untuk bagaimana caranya memberikan edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran mengkonsumsi ikan. Sehingga konsumsi ikan dapat bertambah yang berpengaruh pada tingkat kecerdasan da pengetahuan masyarakat dan meningkatkan pula kesejahteraan.

Rapat Koordinasi Peningkatan Konsumsi Makan Ikan Tahun 2016 turut dihadiri oleh Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Wakil Ketua Forikan Indonesia Ady Surya, PKK Provinsi Jawa Barat, pihak supermarket, pengurus Forikan dan Dinas Perikanan Kabupaten Kota.(*)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: