» » IPNU Majalengka Tolak Radikalisme dan Narkoba

SJO, MAJALENGKA - Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Majalengka menyatakan menolakan gerakan Radikalisme, Terorisme dan Narkoba. Deklarasi ini merupakan respon sekaligus langkah antisipasi merebaknya radikalisme yang belakangan mulai menyasar kalangan pelajar dan santri di Kabupaten Majalengka.Hal ini ditegaskan dalam agenda Konferensi Cabang VII Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Kabupaten Majalengka (25/3) Pagi.

Acara yang dihadiri oleh K.H Maman (Imanulhaq (Anggota DPR/MPR RI), K.H Harun Bajuri (Ketua PC NU Majalengka), K.H Abdul Rosyid (Ketua Jamiyyah Ahlu Thariqah Al Mu'thabarah An Nahdliyah Majalengka),Abdul Sidik (Sekretaris Umum Pimpinan Wilayah IPNU Jawa Barat), Kodim Majalengka, Polres, Muspika Kecamatan Rajagaluh, Keluarga Besar NU, Pelajar dan Santri Se Kabupaten Majalengka.

K.H Maman Imanulhaq mengatakan Sendi-sendi kehidupan kebangsaan, kenegaraan dan kemasyarakatan kita Masih mengalami berbagai macam ujian dan cobaan yang tidaklah ringan.
Ia menambahkan Ancaman Radikalisme, terorisme, kesenjangan ekonomi dan sosial, memudarnya nilai-nilai keagamaan, menjamurnya pergaulan bebas, maraknya penggunaan narkoba, serta perilaku mau menangnya sendiri semakin menambah berat perjuangan kita semua untuk mewujudkan Baldatun Thoyyibatun wa Rabbun Ghofur. Negara sejahtera yang masyarakatnya makmur lahir dan batin.

Maman berpesan Kita tidak boleh menyerah dengan kondisi ini, dan kita tidak boleh berpangkutangan membiarkan semua ketidak beresan ini terus terjadi. Mari kita terus benahi bersama-sama segala keruwetan, dan masalah Bangsa ini dengan kerja keras, ber-ikhtiar dan berjibaku mengerahkan segala daya upaya yang kita miliki.paparnya.

K.H Harun Bajuri mengatakan banyak aliran dan kaum yang menganggap negara ini adalah thogut (kafir) tapi kita sebagai Keluarga besar NU dengan tegas mempertahankan NKRI.

"karena dari 4 Pilar Kebangsaan jika disingkat "PBNU" (Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945) jadi kita tegas pertahankan dari kelompok-kelompok yang akan meruntuhkan NKRI"tegasnya.

Harun Berharap dari mulai Pelajar dan santri lah kita bisa mendidik dan memberikan pemahaman tentang kebangsaan untuk lebih menguatkan ideologinya dan menjaga keutuhan NKRI dari sejak dini.

Acara tersebut dimulai pukul 08:00 diisi orasi kebangsaan, Deklarasi Pelajar dan Santri dalam menolak radikalisme, terorisme dan narkoba serta penandatanganan Petisi/Dukungan Deklarasi Pelajar dan Santri Se Kabupaten Majalengka serta dalam Sidang Pleno Pemilihan Ketua IPNU Majalengka dalam Konfercab VII tersebut terpilihlah Ramlan Ramadhan (Kader IPNU Kecamatan Kertajati) memipin IPNU Majalengka selama 2 tahun kedepan. (Aris).


«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: