» » Ikon V di Parramatta Menggunakan Bahan Baja Dari Cilegon


SJO BANDUNG - Dirancang oleh desainer yang berbasis di Sydney Allen Jack + Cottier dan Koichi Takada Architects, V by Crown Group memiliki piazza untuk ritel dan restoran yang diharapkan untuk memperkaya atmosfir lingkungan area makan dengan gaya alfresco dan outlet ritel, tampilan state-of-the-art satu-satunya situs arkeologi di kawasan tersebut dan dua ikon kolom berbentuk V yang berbahan dasar baja yang didatangkan dari Cilegon; masing-masing berdiri setinggi tiga lantai. Keterangan tersebut dipaparkan Crown Group saat menggelar Jumpa Pers di Luxton Hotel, Jalan Juanda, Bandung, Selasa (22/3) sore.

Pembangunan menara hunian dengan 590 unit-apartemen ini terletak 300 meter dari Parramatta Square, sebuah proyek peremajaan Dewan Kota Parramatta seluas 3 hektar senilai Rp. 20 triliun, dan dekat dengan stasiun kereta api Parramatta, Parramatta Heritage Parklands dan Westfield Parramatta.

Griya tawang yang terletak di lantai 27 dan 28, memiliki berbagai ukuran luas dari 213 dan 230 meter persegi. V by Crown Group juga akan mencakup koleksi hotel mewah bergaya suite dan dijadwalkan selesai pada tahun 2017.

Sekilas Tentang Crown Group Holdings (Crown Group) adalah perusahaan properti terkemuka Australia yang mengkhususkan diri dalam pengembangan properti, investasi properti dan hotel. Perusahaan ini didirikan oleh seorang arsitek bernama Iwan Sunito yang berdarah Indonesia dengan sentuhan seni dan berkelas. Paul Sathio seorang insinyur, duet Iwan, Paul dengan proyek pertama yang mereka kerjakan pada tahun 1996.

Iwan Sunito lulus dengan gelar Bachelor of Architecture (Hons) dan Master of Construction of Management dari University of NSW. Pada tahun 1993 Iwan menjadi seorang Arsitek Yang Resmi Terdaftar di NSW dan dianugerahi penghargaan UNSW Eric Daniels for excellence in residential design.

Dalam beberapa tahun terakhir Iwan Sunito telah menerima sejumlah penghargaan termasuk 2013 Leadership Award dari Majalah Property & Bank, penghargaan Entrepreneur Award dari Kongres Diaspora Indonesia 2013 dan menjadi salah satu pemenang di 2013 Ernst & Young Entrepreneur of the Year Awards. Iwan Sunito juga berhasil didaulat menjadi peraih penghargaan Urban Taskforce Australia’s 2015 Property Person of the Year

Paul Sathio lulus dengan gelar Sarjana Teknik Sipil dari University of Technology Sydney (UTS) dan Master of Science Engineering dari University of NSW. Paul Sathio memiliki pengalaman lebih dari dua dekade dalam industri konstruksi dan pembangunan.(*)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: