» » » Disnakan Purwakarta Optimis Upwelling Tahun InI Aman Dari Tingkat Kematian Ikan


SJO PURWAKARTA - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Purwakarta, yakin, Petani ikan di perairan terbuka waduk Jatiluhur, untuk tahun ini, sudah merasa aman serta menyadarinya akan fenomena upwelling atau arus balik air pada musim pancaroba, atau perubahan cuaca dari kemarau ke penghujan.
"Perubahan cuaca ekstrem itu, sangat berpengaruh terhadap daya tahan tubuh ikan, yang akan mengakibatkan kematian pada ikan."

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Purwakarta, Herri Herawan, menegaskan, setiap terjadi perubahan cuaca selalu terjadi kematian ikan dalam jumlah besar.

"Sekarang para petani sudah mulai mengerti dan menyadari sebelum memasuki musim pancaroba dari kemarau ke hujan. Kematian ikan pada perubahan cuaca ekstrem ini, tidak dapat dihindari. Paling yang bisa dilakukan, dengan mengurangi besaran kerugian." Tegas Kadisnakan saat di temui di lingkungan Pemkab Purwakarta, Kamis (17/3).

Herry, menambahkan bahwa, upaya yang bisa dilakukan para petani ikan, terutama di perairan terbuka seperti Waduk Jatiluhur, dengan cara, mempercepat masa panen dan mengurangi penanaman bibit ikan.

"Sebelum memasuki perubahan musim kami sudah layangkan surat edaran dari bulan september tahun 2015, terkait Upwelling." Tambahnya

Abdul (35), salah satu petani ikan di perairan terbuka, jaring terapung (japung) Waduk Jatiluhur mengatakan, sekarang, sudah memahami dampak dari perubahan cuaca tersebut, sehingga kerugian besar dapat dikurangi. Kata, Abdul.

Karena, Arus balik ini, akibat terjadinya penambahan air yang masuk ke perairan waduk, seperti halnya, sisa sisa makanan dan kotoran ikan, serta material lumpur yang mengendap di dasar waduk terangkat ke atas hingga menutup permukaan air.

"Maka terjadilah tingkat kematian Pada ikan, karena sirkulasi oksigen tidak stabil." Jelasnya.

Dari pengalaman tahun ketahun dan himbauan dari Para petugas penyuluhan lapangan Disnakan Kabupaten Purwakarta, membuat para petani japung lebih waspada dan memahami, setiap menghadapi perubahan musim. "Mereka akan cepat memanen dan mengurangi penanaman bibit ikan." Pungkasnya. (DeR)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: