» » » Diduga Lima Sumur Artesis PT.Malindo Tidak Kantongi Izin


SJO PURWAKARTA - Lima sumur artesis yang dimiliki PT Malindo, yang berlokasi di wilayah Kampung Madang Desa Cipendeuy Kecamatan Bojong Kabupaten Purwakarta, diduga tidak memiliki izin dari Pihak Desa Maupun dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta.

Menurut keterangan Ade Badarudin Sekretaris Desa (Sekdes) Cipendeuy mengatakan, bahwa, PT Malindo yang berada diwilayah kami sebelumnya tidak ada kordinasi, adanya sumur artesis di perusahaan tersebut. "Walau bagaimana pun tetap harus ada kordinasinnya. Karena, yang kami khawatirkan dampak dari sumur artesis tersebut terhadap sumber air masyarakat kami." Jelasnya, Sekdes Cipendeuy kepada seputarjabar.com. Kamis (3/3).

Namun, kami pihak desa mengakui, bahwa, pihaknya sempat meminta izin terhadap masyarakat setempat, dengan cara penandatangan pemberian izin pengeboran sumur artesis, dengan kontribusi masyarakat akan diberi jatah air dari sumur artesis. Pasalnya.

Kami pihak desa setempat tidak bisa melarang masyarakat kami atas penandatangan perizinan sumur artesis, yang dilakukan masyarakat kami. "Seharusnya pihak perusahaan, hargai kami selaku penanggung jawab  masyarakat serta kewilayahan di Pemerintahan Desa.

"Karena perusahaan tersebut berada diwilayah Hukum, Desa Cipendeuy." Tegasnya.

Atas permasalahan ini, kami pihak pemerintahan Desa Cipendeuy, langsung mengambil sikap tegas.
Melaporkan PT Malindo Ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta, memiliki 5 Sumur Artesis, diduga, tidak mengantongi izin.

"Sumur artesis, sangat merugikan terhadap sumber air masyarakat kami, karena air masyarakat kami akan terserap dengan adanya 5 sumur artesis yang berada di perusahaan PT. Malindo." Pungkasnya. (DeR)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: