» » » LPA Majalengka Khawatir Banyak Keperawanan Hilang di Hari Valentine


SJO MAJALENGKA - Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Majalengka mengaku khawatir dengan perayaan Hari Kasih Sayang atau Valentine yang jatuh setiap tanggal 14 Februari.

Taufiq Maruf Sekretaris Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Majalengka, menilai tradisi perayaan Valentine banyak yang tidak ramah anak. Ia mencontohkan, Valentine dipahami sebagai Hari Kasih Sayang yang menghalalkan untuk melepas keperawanan.

“Melepas kegadisan. Tidak sedikit anak sekolah yang menjadi korban kekerasan seksual di Hari Valentine, Valentine sering dipahami sebagai hari bersenang-senang bagi pasangan dan seks bebas bagi pasangan di luar nikah dilakukan ditempat penginapan ataupun tempat wisata” katanya

Dilain pihak saat kami bertanya pada masyarakat di beberapa tempat wisata seperti masih banyak anak-anak yang dibawah umur melakukan aktivitas layaknya hubungan suami istri dtempat-tempat wisata seperti itu dikarenakan kurangnya pengamanan dan penjagaan ditempat-tempat wisata.

Taufiq menilai kejadian seperti itu sungguh sangat miris dan perihatin. Kami minta pihak kepolisian dan aparat keamanan untuk melakukan penjagaan yang intens disetiap tempat wisata khususnya pada hari perayaan valentine dan hari libur lainnya.

Taufiq juga meminta pada para pengelola wisata se majalengka untuk tidak membiarkan anak-anak yang dibawah umur berduaan ditempat yang sepi disekitaran tempat wisata yang dikelolanya.harapan ini menjadi dasar kami untuk menurunkan angka pergaulan bebas bagi anak muda dan memproteksi anak dibawah untuk tidak melakukan seks bebas.(Aris)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

1 komentar: