» » » Kepala Desa Tanjung Jaya Didemo Warganya Sendiri


SJO KARAWANG- Puluhan warga Desa Tanjung Jaya Kecamatan Tempuran menggelar aksi demo ke kantor kecamatan setempat. Masyarakat yang menggelar aksi demo itu adalah untuk menuntut kepada camat dan pejabat BPMPD Tempuran agar menindak Kepala Desa Tanjung Jaya Charta Azies yang dituduh selalu bersikap arogan dan merugikan masyarakat.

Kedatangan puluhan warga ini diterima langsung oleh Camat Tempuran Suwandi, Kapolsek Tempuran AKP Idamancik dan Kasie Pemdes BPMPD Karawang Budiman. Dalam kesempatan itu, puluhan warga mencurahkan kekesalan mereka terhadap kinerja Kepala Desa Tanjung Jaya. Beberapa masalah yang diutarakan oleh masyarakat diantaranya perihal kebiasaan kepala desa yang selalu mempersulit ketika ada warga yang membutuhkan mobil desa.

Selain itu, masalah lain dimana kades dituding terlalu arogan dalam pengelolaan keuangan desa dan semena-mena ketika memungut iuran dari masyarakat desa setempat.

"Untuk bayar uang rekes jika ada warga yang mau hajatan saja bisa dipatok Rp 1 Juta lebih. Itu kan sangat keterlaluan," ujar warga Desa Tanjung Jaya Beni Hartono.

Beni mengatakan, aksi puluhan warga ini merupakan puncak kekesalan warga terhadap kinerja kepala desa. Kata dia, banyak warga kecewa akibat kepala desa tidak bekerja untuk kepentingan masyarakat.

"Bahkan ada sebagian warga yang berharap agar kepala desa mundur saja dari jabatannya. Kalau gak mau mundur ya kinerjanya harus diperbaiki jangan sampai merugikan masyarakat," ungkapnya.

Selain itu, warga yang hadir dalam aksi demo kemarin juga berharap kepada Camat Tempuran dan pejabat BPMPD Karawang agar menindak kepala desa mereka. Teknisnya seperti apa, masyarakat menyerahkan seluruhnya kepada pejabat terkait.

"Seharusnya aduan masyarakat ini bisa ditindak lanjuti oleh pemerintah, jangan sampai kasusnya berhenti di tengah jalan," ujar Beni.

Beni juga sangat menyesalkan sikap pejabat BPMPD yang mengatakan bahwa di Desa Tanjung Jaya tidak terjadi permasalahan. Padahal kata dia, BPMPD selama ini belum pernah turun ke Desa Tanjung Jaya untuk mengklarifikasi permasalahan yang selama ini diadukan oleh masyarakat sekitar.

Beni yang juga anggota BPD Tanjung Jaya ini berharap kepala desa bisa mengakui jika memang kepala desa selalu berbuat djalim terhadap masyarakat. Bahkan dia menuding ada banyak pelanggaran pidana yang sudah dilakukan oleh kepala desa yang sebenarnya bisa saja ia laporkan ke Kepolisian.

"Kasus yang paling fatal itu, kepala desa pernah memindahkan lokasi turap ke lokasi lain tidak sesuai RAB dan hanya menguntungkan kepala desa," tuturnya.

Usai diterima oleh camat, puluhan warga membubarkan diri dengan tertib dan berharap agar pejabat terkait menindak lanjuti aduan masyarakat tersebut.

Namun sayang, ketika hendak dikonfirmasi, Kepala Desa Tanjung Jaya Charta Azies enggan berkomentar terkait tuduhan warga tersebut.

"Nanti aja ya pak, saya lagi sakit," ujar Charta melalui ponselnya.(ENS)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: