» » Kementrian Desa Luncurkan Buku Kebangkitan Desa


Foto: Launcing buku KEBANGKITAN DESA di Gedung Makarti Muktitama kantor Kementerian Desa, Pembanguna Daerah Tertinggal dan Transmigras, Kamis (25/2/2016).(RIS)


SJO JAKARTA - "Kebangkitan Desa", satu buku yang diluncurkan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) mengangkat desa pada pada maqom tertinggi. Buku ini adalah cerminan dari visi dan misi Kemendesa PDTT, yang berkomitmen membangun desa untuk negeri.

"Buku ini adalah cerminan dari kementerian ini (Kemendesa PDTT). Kita melihat desa dari potret yang utuh. Ada budayawan, akademisi, musisi, kiyai dan semua elemen masyarakat. Kita perjuangkan, bagaimana desa kita letakkan pada maqom yang setinggi-tingginya," ungkap Anwar Sanusi, Sekjend Kemendesa PDTT pada peluncuran Buku Kebangkitan Desa di Jakarta, Kamis (25/2).

Dalam buku tersebut lanjutnya, mencoba memotret perjalanan waktu sejak terbentuknya Kementerian Desa PDTT, yang menjalankan tugas dengan spirit membangun Indonesia melalui desa. Menurutnya, buku Kebangkitan Desa menekankan, bahwa sudah saatnya desa berbicara.

"Semoga peluncuran buku ini akan menjadi awal baru bagi kita, untuk bersama-sama melihat desa yang akan tumbuh berkembang. Sudah saatnya desa turut serta dan bicara," ujarnya.

Anwar Sanusi mengatakan, Undang-Undang No 6 Tahun 2014 Tentang Desa adalah era baru sebagaimana diangkat dalam buku tersebut sebagai kebangkitan desa. Kemendesa PDTT dalam hal ini, mencoba menyusun semangat baru dengan slogan desa membangun Indonesia.

"Buku dengan 500 halaman ini mengupas UU Nomor 6 Tahun 2015 Tentang Desa. Dengan demikian desa semakin kuat, desa diharapkan mampu menhadi posisi terbesar di negeri ini," ujarnya.

Menteri Desa PDTT, Marwan Jafar mengatakan, hadirnya Kemendesa PDTT adalah gagasan, terobosan dan gerakan baru untuk membangun Indonesia dari pinggiran. Sebagai pimpinan dari kementerian baru, Menteri Marwan berkomitmen untuk memperjuangkan desa dengan penuh kerja keras.

"Buku ini adalah potret dari kementerian yang baru, yakni gabungan dari 3 kementerian. Alhamdulillah, bisa kita lewati dengan baik," ujarnya.(RIS/Don)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: