» » » IPNU: Fenomena Valentine days dan LGBT Korbankan Pelajar


SJO MAJALENGKA - Maraknya tentang perayaan Hari Valentine tentunya sudah menjadi konsumsi publik khususnya bagi para pelajar Organisasi Badan Otonom NU yakni IKatan Pelajar Nahdlatul Ulama turut terhadap moralitas pelajar yang kian hari semakin memprihatinkan.

Asep Irfan Mujahid Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama menyerukan pada para pelajar untuk tidak merayakan hari valentine apalagi itu dilakukan oleh pasangan yang belum mukhrim dan dibawah umur.

"Merayakan hari kasih sayang kan  tidak hanya dilakukan pada saat hari itu saja namun, bisa dilakukan setiap helaan nafas kita dengan cara yang baik sesuai norma sosial dan agama" kata putra daerah asal Ciamis ini.

disisi lain fenomena tentang gencarnya LGBT Asep pun angkat bicara, terkait aksi komunitas lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT), dari dunia maya hingga menyasar terhadap para pelajar tentunya harus ditanggapi secara serius.

Organisasi Banom NU ini berharap pihak pemerintah, organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, orang tua, dan pihak lainnya bersama-sama melakukan tindakaan preventif terhadap fenomena ini.

Fenomena ini perlu disikapi serius karena yang menjadi korban adalah anak yang seharusnya mempunyai hak untuk dijamin tumbuh kembangnya. Apalagi, anak sebagai tunas, potensi dan generasi muda penerus cita-cita perjuangan bangsa memiliki peran strategis, ciri, dan sifat khusus sehingga perlu untuk dilindungi dari segala bentuk perlakuan salah.(Ars)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: