» » DS Buron 25 Milyar, Kejati Jabar Bakal Dorong ke Persidangan In Absentia


SJO BANDUNG - Kejati Jabar genjot kasus dugaan korupsi KUR (Kredit Usaha Rakyat) dengan tersangka DS. Seperti diketahui, Ds  dinyatakan buron sejak september 2015 silam. "Jika sampai bulan maret tidak diketahui keberadaannya, Kejati akan tindak lanjuti dan segera sidangkan dengan "in absentia" hal tersebut dikatakan oleh Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jabar Bambang Bachtiar saat ditemui di Kejati jabar , Jalan RE Martadinata Bandung (2/2/16). Persidangan in absentia adalah persidangan tanpa dihadiri terdakwa.

Bambang menjelaskan, kasus ini sudah bergulir sejak 2010. Bermotif pengajuan kredit KUR di salah satu Bank milik BUMN, yang ternyata setelah diselidiki terdapat pemalsuan dokumen serta bukan dialirkan kepada yang berhak, alias fiktif. Selain itu, terdapat juga pemalsuan persyaratan.

Sebelum menjadi buron, Ds sudah masuk tahap penyelidikan. Pengusaha sapi asal subang tersebut telah mengakibatkan kerugian uang negara sebanyak 25 Milyar.

Di kasus lain, mengenai kejahatan kredit KUR ini Kejati Jabar juga telah berhasil menangani kasus korupsi KUR di Tasikmalaya. Dalam kasus ini, kerugian uang negara mencapai Rp 28 miliar. Tersangka kasus ini berinisial HMH. Berbeda dengan DS , HMH adalah pengusaha ternak ayam.

"HMH sudah ditahan di Rutan Kebonwaru. Kasusnya akan segera kita limpahkan ke pengadilan," tutur Bambang.

Bambang kembali menjelaskan, motif HMH sama dengan Ds yakni pengajuan kredit dan berujung pemalsuan dokumen.

"Kasus KUR di tasik paling telat disidangkan bulan depan" ucap bambang menutup sesi wawancara.(Vio)



«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: