» » Cegah Kerentanan Keluarga, LKBH Gelar Seminar Bagi PNS

SJO GARUT - Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan mengatakan kerentanan keluarga menjadi penyebab dalam permasalahan sosial yang terjadi saat ini. Sejatinya keluarga menjadi tempat yang aman bagi anggota keluarga dari tindak kekerasan dan penelantaran.

Jika terjadi kerentanan keluarga  pada anggota Korpri, papar Netty, maka akan berdampak pada tiga faktor. Antara lain adanya faktor individu berkaitan dengan adanya gangguan kesehatan dan menurunnya semangat dan kinerja; serta faktor lingkungan kerja yang dapat merendahkan pencitraan dan menggangu stabilitas program.

“Serta faktor masyarakat dengan menurunnya kepercayaan dan menurunnya partisipasi sosial,” tambah Netty pada Seminar LKBH Provinsi Jawa Barat dengan tema Keluarga Harmonis Menunjang Kinerja PNS Wujudkan Birokrasi Yang Responsif dan Amanah di Hotel Tirtagangga Kabupaten Garut, Kamis (25/2/16).

Sebagai solusi, Netty Heryawan menuturkan ada tiga aspek yang membangun Ketahanan Keluarga yaitu membangun pola komunikasi yang baik antar anggota keluarga, mempunyai visi yang sama dalam membangun keluarga serta pola penguatan dan pengembangan yang berkualitas.

"Selain itu sebagai anggota LKBH Jawa Barat mempunyai tugas dengan melakukan pembinaan, lakukan penanganan dan pemantauan bagi anggota Korpri yang memiliki permasalahan keluarga dan hukum yang dialami," pungkasnya.

Kepala Biro HPU Setda Jabar yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Provinsi Jawa Barat, Ruddy Gandakusumah menjelaskan LKBH ini digagas atau didirikan para anggota Korpri yang mengalami permasalahan hukum baik bersalah maupun tidak salah. Selain itu, bukan saja membantu para Korpri tapi juga bagi para anggota keluarganya untuk mendampingi menghadapi masalah hukum di pengadilan maupun di kepolisian.

"Lembaga ini bukan saja membantu anggota korpri yang mendapatkan permasalahan hukum tetapi juga sebagai tempat konsultasi seperti rumah tangga dan warisan," lanjutnya.(*)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: