» » » Gara-Gara NISN, Orang Tua Siswa dan Guru Nyaris Berkelahi


SJO KARAWANG- Kelakuan oknum guru di SDN Cariu Mulya II Kecamatan Telagasari Kabupaten Karawang Jawa Barat, ini tak pantas ditiru. Dia nyaris berkelahi dengan orang tua murid di ruangan kepala sekolah Sabtu (23/1) siang lalu. Kejadian itu

Kejadian itu bermula ketika Jodi (36) orang tua mantan siswa di sekolah tersebut meminta Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) anaknya. Pasalnya, ijazah milik anaknya telah hilang beberapa bulan silam. Karena didesak oleh pihak SMP tempat anaknya menimba ilmu saat ini, akhirnya dia meminta bantuan guru bersangkutan untuk meminta NISN milik anaknya sebagai dasar untuk membuat surat kehilangan ijazah di Mapolsek Telagasari.

Awalnya sang guru bernama Rasda itu menyanggupi untuk memberikan NISN milik anak Jodi. Namun selang beberapa hari, Rasda malah meminta uang sebesar Rp 150 ribu dengan dalih untuk uang transpot melegalisir ke Dinas Pendidikan dan Olahraga Karawang. Kemudian uang itu diberikan oleh isteri Jodi. Anehnya setelah beberapa minggu ditunggu NISN tak kunjung diberikan, malah sang oknum guru itu meminta uang tambahan Rp 250 ribu yang menurut pengakuannya untuk diberikan kepada kepala sekolah.

Akhirnya pada Sabtu lalu Jodi kembali mendatangi sekolah. Namun bukannya mau memberikan NISN, pihak guru malah tiba-tiba marah kepada isteri Jodi dan menganggap Jodi telah berlaku tidak sopan.

"Awalnya dia mengaku ke isteri saya data NISN anak saya hilang failenya, tapi ternyata setelah didesak ada. Kalau mau uang jangan gitu caranya, yang penting NISN anak saya kasih. Kenapa harus dipersulit," tanya Jodi heran.

Setelah hampir 10 menit beradu argumen dan nyaris adu jotos akhirnya pihak sekolah mengaku salah. Bahkan uang yang sudah dipinta dikembalikan dan NISN milik anak Jodi bisa diambil hari ini.

"Maaf tadi saya hilap," ujar Rasda sang oknum guru.

Kepala SDN Cariu Mulya II juga tak dapat menyembunyikan rasa malu karena ada anak buahnya yang mempersulit untuk memberikan NISN. Padahal kata dia, NISN siswa sampai kapanpun pasti tersimpan di sekolah meski siswa sudah duduk di bangku SMP.

"Maaf mungkin ini diluar sepengetahuan saya," ujar Kepsek SDN CariuMulya II Sutarjo.(ENS)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: