» » » Saksi AHLAK dan HIDMAT Tidak Tandatangani Berita Acara Hasil Rekapitulasi Penghitungan Suara


SJO PANGANDARAN - Saksi pasangan calon (paslon) nomor urut 2 Azizah Thalita Dewi-Sulaksana (AHLAK) menolak dan tidak bersedia menandatangani berita acara pada Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, yang dilaksanakan KPU Kabupaten Pangandaran di Gedung Da'wah Islam. Kecamatan Cijulang (16/12).

Sedangkan Saksi dari nomor urut 1 H Ino Darsono-dr. Erwin M Thamrin (HIDMAT) memilih tidak hadir dalam rapat pleno tersebut.

Mumu Mujahid, saksi dari paslon nomor urut 2 Azizah Thalita Dewi-Sulaksana (AHLAK) mengatakan, pihaknya menolak hasil rekapitulasi penghitungan suara serta tidak bersedia menandatangani berita acara. Sebab kami menduga adanya keterlibatan penyelenggara pemilu baik jajaran KPU maupun Panwaslu dalam melakukan money politik untuk mendukung salah satu paslon.

“Selain itu kami juga mempersoalkan pembagian uang yang dilakukan sejumlah orang untuk salah satu paslon dengan cara merekrut KTP untuk ditukar dengan sejumlah uang yang jumlahnya pariatif antara 50 ribu sampai dengan 100  ribu.”tegasnya.

Mumu menyatakan pelanggaran tersebut juga melibatkan Oknum Kpps, anggota dpr dan aparat Desa serta Kepala Desa.”Maka meski hadir dalamrapat pleno ini, kami menyatakan menolak hasil repitulasi hasil perolehan suara dan tidak bersedia menandatangani berita acara,”pungkas Mumu.

Sementara itu, dari Hasil rekapitulasi tersebut dari 239.475 suara sah, pasangan Nomor urut 1 H Ino Darsono-dr. Erwin M Thamrin (HIDMAT) memperoleh 75.778 suara. Paslon nomor urut 2 Azizah Thalita Dewi-Sulaksana (AHLAK) memperoleh 23.216 suara, dan nomor urut 3 Jeje Wiradinata-Adang Hadari (JIHAD) memperoleh 140,481 suara. (iwn)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: