» » » Pernyataan Sikap AMSM Terkait Darurat Akidah Di Purwakarta


SJO PURWAKARTA - Puluhan Organisasi Masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sunda Menggugat (AMSM), di Kabupaten Purwakarta, senin sore, mendesak agar segera di hentikan politisasi agama oleh sekelompok masa tertentu. "Desakan ini, dilakukan menyikapi unjuk rasa masa FPI, di Gedung Sate Bandung, yang menuding Kabupaten Purwakarta Dalam kondisi Darurat Akidah."

Pernyataan sikap oleh puluhan organisasi massa di Kabupaten Purwakarta ini, dilakukan di Gedung Dakwah Purwakarta. Tudingan oleh kelompok massa tertentu, yang menuding Kabupaten Purwakarta dalam kondisi darurat akidah. "Aliansi yang membawahi 28 ormas di Purwakarta ini, mengklaim, saat ini kondisi keagamaan dan sosial di Purwakarta, justru sangat aman dan kondusif."

Menurut Nurwin Herawan, Ketua Aliansi Masyarakat Sunda Menggugat (AMSM), mengatakan, dalam pernyataan sikapnya, mendesak, agar pihak yang menyatakan wilayah Purwakarta darurat akidah, segera meminta maaf. Pernyataan ini dirasa mennyinggung umat islam di Kabupaten Purwakarta, yang merasa selama ini hidup dan beragama dalam damai. "Aliansi ini juga mendesak agar segala aktivitas yang mempolitisasi agama di wilayah Purwakarta, agar segera di hentikan." Jelasnya. Selasa (8/12) pagi.

Aliansi 28 ormas di Kabupaten Purwakarta ini, juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Purwakarta, agar tidak mudah terprovokasi, oleh hasutan yang mengatasnamakan agama, demi menjaga agar suasana keagamaan dan pergaulan sosial tetap aman dan kondusif. Pungkasnya. (DeR)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: