» » » Pelaku Pembobol ATM Nyaris Tewas Di Hakimi Massa



SJO PURWAKARTA - Pelaku Pembobol ATM, di salah satu Toserba di Purwakarta, nyaris tewas dihakimi massa, Jumat (18/12). Sehingga, Satu dari dua orang pelaku pembobol ATM, sebuah Toserba di Jalan Ipik Gandamanah, Kel Cisereuh, Purwakarta, menjadi bulan bulanan warga hingga babak belur yakni Sandri (25), kepergok saat membobol mesin ATM. "Sedangkan dua orang pelaku lainnya  berhasil melarikan diri (kabur)."

Beruntung nyawa pelaku Sandri Fals (25), warga Muara Dua Palembang, terselamatkan, setelah sejumlah petugas Polres Purwakarta, tiba kelokasi aksi amuk massa dan memboyong pelaku ke Mapolres Purwakarta.

Modus operandi, pelaku dengan mengganjal tempat memasukan kartu ATM dengan bahan plastik,lalu mereka menempelkan stiker Call center dimesin ATM agar para nasabah menghubungi nomor yang sudah mereka pasang.

Menurut Andri (28) warga Perum Munjul Jaya, salah seorang korban menjelaskan, uangnya di ATM Rp 30 juta ludes dikuras komplotan Sandri. Saat itu, akan menarik uang dimesin ATM, tak disangka kartunya tertelan,kemudian, melihat stiker call center yang semula dikiranya resmi diterbitkan pihak bank dimesin ATM.

Sehingga, di telepon no call center itu, lalu ada yang ngangkat. Saya dipandu untuk memasukan no pin. Curiga kemudian melaporkan ke Kantor BNI Cabang. "Sekira 30 menit kemudian saat mengecek saldo sudah habis. Telah terjadi penarikan uang Rp 30 juta dilakukan pelaku." Jelasnya, Jumat (18/12).

Tambah Carman, petugas keamanan Bank menjelaskan, usai mendapat laporan dari nasabah, langsung menjebak pelaku dengan berpura pura kartu ATM ketelan.

“Saya langsung patroli di sebuah Minimarket, menemukan No Call Center palsu lalu saya telepon ke no tersebut, dengan maksud menjebak. Tak lama kemudian datang 3 orang pelaku, Saat saya tanya ketiga pelaku tersebut langsung kabur, lalu saya kasih tembakan peringatan pelaku tetap melarikan diri. "Sehingga para pelaku dikejar, hingga salah satu dari pelaku pembobol dihajar warga hingga babak belur bahkan yaris tewas." jelasnya.

Kasat Reskirm Polres Purwakarta AKP Dadang Garnadi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Kini,Pelaku sudah di amankan dan masih dalam proses pemeriksaan pihak kepolisian, serta pelaku lainnya masih dalam pengembangan Sat Reskrim Polres Purwakarta. (DeR)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: