» » » Oknum Wartawan Gentayangan Peras Kepala Sekolah !


SJO PANGANDARAN - Kepala sekolah di Kabupaten Pangandaran mengaku kesal dengan keberadaan oknum wartawan yang kerap datang ke sekolah penerima bantuan rehabilitasi ruang kelas dan ruang kelas baru.

Dengan alasan membawa misi kontrol sosial wartawan gadungan tersebut menanyakan berbagai aspek pelaksanaan rehabilitasi bagaikan pengawas teknis, mulai dari spesifikasi bangunan, bahan baku pasir, dan lain sebagainya. Namun, ujung-ujungnya wartawan tersebut meminta uang bensin sebagai pengganti transport.

“Sasarannya sekolah yang mendapatkan bantuan rehab dan RKB yang saat ini sedang berjalan. Mereka bergerombol, ada empat sampai lima orang, anehnya lagi wartawan itu mengaku dari luar kabupaten, ya itu nanya-nanya teknis, ujungnya minta uang bensin, ” kata Kepala SMA Muhammadiyyah Undang , usai rapat koordinasi Kepala SMA se Kabupaten Pangandaran, Selasa (15/12).

Para wartawan tersebut kata Undang melemparkan pertanyaan dan terus mencari kesalahan. Mereka kata Undang tidak hanya datang ke sekolahnya tetapi ke sekolah-sekolah lain dengan modus yang sama.

“Kami harap kepala sekolah bisa kompak menghadapi wartawan model begitu, karena mereka beritikad tidak baik, hanya mencari kesalahan dan ujungnya minta uang, ” tambah Undang.

Kondisi ini kata Undang jika dibiarkan akan merusak citra wartawan, yang benar-benar mengemban tugas secara profesional.(iwn)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

1 komentar:

  1. JIKA BENAR SEGERA LAPORKAN AGAR TIDAK ADA LAGI OKNUM AKU2 WARTAWAN. BAGAIMANA JUGA HAL TERSEBUT HARUS SEGERA MENDAPAT PERHATIAN SERIUS DARI PIHAK BERWAJIB (dlm hal ini KEPOLISIAN RI) sebab jika tidak maka akn sangat merusak norma dan tugas mulia dari profesi wartawan (jurnalistik).

    BalasHapus