» » » Hutan Mangrove Batukaras, Alternatif Baru Berwisata di Pangandaran


SJO PANGANDARAN - Pangandaran kembali menambah destinasi wisata yang luar biasa, dengan hadirnya Kawasan restorasi Dan pembelajaran Mangrove (PRPM) Kabupaten Pangandaran yang terletak di Dusun Sanghyang Kalang Desa Batukaras Kecamatan Cijulang dan akhir-akhir ini menjadi buah bibir serta banyak dikunjungi wisatawan lokal, meski baru satu minggu dibuka untuk umum.

Ada dua pilihan untuk sampai dikawasan eko wisata ini, pertama lewat jalur darat pengunjung harus masuk dari Gerbang objek wisata Pantai Batu Karas.

Alternatif kedua pengunjung dapat masuk dari kawasan Bandara Nusawiru menggunakan perahu pesiar menyebrangi sungai dengan tarif 10 ribu rupiah.

“Untuk saat ini pengunjung hanya dikenakan tarif seikhlasnya untuk masuk kawasan hutan mangrove ini. Dana tersebut kami gunakan untuk operasional pemeliharan kawasan ini,”kata Dede Suherman, ketua pengelola dari kelompok “Rancage” kepada seputarjabar.com.

Menurut Dede, dikawasan eko wisata ini, selain upaya untuk melestarikan lingkungan dan membudidayakan Hutan Bakau, juga dapat menambah wawasan dan sarana edukasi bagi para pengunjung.

“Pengunjung yang datang kebanyakan adalah remaja. Tujuannya pun beragam, seperti untuk berfoto, melihat-lihat alam sekitar, serta untuk menyegarkan pikiran dan menghilangkan penat.”jelas Dede

Nuraeni (19) seorang pengunjung asal Parigi menuturkan, berwisata ke Hutan Mangrove ini karena tempatnya dekat, transportasinya murah, dan menawarkan pemandangan yang eksotis.

“Memang benar Hutan Mangrove ini alamnya yang masih asri dan dan udaranya yang sejuk. Selain itu kami pun ingin berfoto-foto dilokasi yang bagus dan unik di kawasan Hutan Mangrove.” katanya. (iwn)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

1 komentar: