» » » » » Deras Arus Sungai Citarik dan Batuan Besar Tidak Surutkan Nyali Atlet Rafting 24 Negara


SJO SUKABUMI - Peserta kejuaraan dunia Rafting jajal rute menantang derasnya arus sungai Citarik. Sebanyak 14 check poin harus dilalui peserta dengan mulus, kekompakan serta kedisiplinan bakal menjadi acuan penilaian juri. Peserta mengambil Start dari dataran tinggi Arus liar dengan batuan besar, sejauh 5 Kilometer sampai garis Finish di Caldera. Kejuaraan melibatkan 670 peserta, 24 negara, dengan beberapa kelas kejuaraan, Selasa (1/12) pagi.

Beberapa peserta dari Indonesia, Brazil, Turki menanti giliran di titik Start menanti aba - aba juri. Kelas pertandingan yang dimainkan hari ini adalah Sprint (Per Tim) dan Head to Head (Dua tim). Di kelas Head to Head giliran Indonesia berduel dengan New Zealand.

Supporter Indonesia bersemangat meneriakan yel - yel di sepanjang jalur arus liar. Tim Indonesia terlihat disiplin, kompak dan menguasai liarnya arus sungai Citarik. Warga yang menonton berharap banyak akan kemenangan Tim Indonesia.

Kemarin Ketua FAJI juga mengatakan seputar arus sungai Citarik yang menurutnya sudah masuk dalam kualifikasi Internasional dan layak untuk digelar kompetisi.

"Rute menantang ini sudah kelas dunia rafting itu potensial untuk kejuaraan dunia. Nah itu juga bisa kita angkat, olahraga dan unsur rekreasinya disana. Ini adalah satu titik di Indonesia. Sukabumi sudah mempunyai syarat - syarat Internasional mereka datang dari  berbagai negara, termasuk Presiden rafting juga datang dengan juri kaliber Internasional, mereka melihat bahwa mereka terkesan" Ujar Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia dan Komandan Korps Marinir Mayjen (Mar) Buyung Lalana kepada seputarjabar.com kemarin.

Indonesia boleh berbangga menjadi tuan rumah pelaksanaan kejuaraan bergengsi dunia.

"Sebagai tolak ukur, Indonesia dipercaya untuk melaksanakan kegiatan berkelas dunia untuk arung jeram "World Rafting Champioship 2015" di Indonesia adalah sebagai suatu prestasi" ujarnya.

Terselenggaranya kejuaraan ini juga berkat dukungan Kementrian Pariwisata RI guna mendongkrak kunjungan Wisatawan Mancanegara dengan branding "Pesona Indonesia".(Don)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: