» » » » » » Demi Pendidikan Belasan Pelajar Di Purwakarta Jalan Kaki 5 Kilometer


SJO PURWAKARTA - Demi pendidikan, belasan pelajar dari Madrasah Ibtida'iyah (MI) Awwalul Huda, di Kampung Cikajar Desa Pondok Bungur Kecamatan Pondok Salam Kabupaten Purwakarta, harus berjalan kaki sejauh 5 Kilo meter, dari rumahnya menuju sekolahnya. "Meski melintasi pematang sawah dan melewati jembatan bambu sepanjang 30 meter yang membentang di aliran sungai Cikao."

Di Kampung Cikajar ini, hanya Dua Sekolah, yakni Madrasah Tsanawiah (MTs) Alma'arif dengan total siswanya 175 orang siswa dan 124 orang siswa dari Madrasah Ibtida'iyah Awwalul Huda. Dari seluruh pelajar yang menimba ilmu pendidikan di Dua sekolah ini, terdapat belasan siswa yang harus menempuh perjalanan 5 Kilometer, dari rumahnya di Kampung Tegal Panjang Desa Cipendeuy dan Kampung Cikorod Desa Kertasari Kecamatan Bojong Kabupaten Purwakarta, untuk menuju sekolahnya.

Menurut Mansyur, salah satu pengajar dari MI Awwalul Huda, mengatakan, belasan pelajar ini, setiap berangkat dan pulang sekolah, harus melintasi pematang sawah yang berliku dan terjal serta melintas di sebuah jembatan darurat kurang lebih sepanjang 30 meter dengan lebar 1 meter, diatas aliran sungai Cikao. Jelasnya, Rabu (16/12) Pagi.

Tambah Adi Abdul Azis (11) pelajar MI Awwalul Huda kelas 4, mengatakan, saya ingin sekolah yang jaraknya dekat, soalnya saya sering gak masuk sekolah di kala hujan tiba. "Karena, saya takut bila mana turun hujan, saya berangkat ke sekolah dengan jarak tempuh 5 Kilometer, melintasi pematang sawah."

Sambung Mansyur, Jembatan bambu sendiri, dibangun dari hasil bantuan pihak sekolah serta swadaya masyarakat setempat. Meski para pengajar saling bergantian mengantarkan para pelajar sampai melewati jembatan sungai cikao. Jelasnya.

Namun, para siswa sempat tidak bisa bersekolah, saat kondisi di guyur hujan, sehingga untuk menghindari adanya korban, pihak sekolah meliburkannya. Pungkasnya. (DeR)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: