» » Bersama BJB Syariah, KKPS Jabar Kembangkan Sistem Informasi Demi Transparansi


SJO BANDUNG -- Koperasi Konsumen Praja Sejahtera (KKPS) Jawa Barat, ikat kerjasama dengan Bank BJB Syariah. Kerjasama ini diupayakan dalam pengembangan Sistem Informasi Koperasi berbasis Teknologi Informasi, atau juga popular dengan istilah Information technology (IT).

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, selaku Dewan Penasehat Koperasi KKPS mengatakan, operasional atau jalannya Koperasi ini memang perlu dibantu manajemen yang baik, dan sistem yang transparan. Ini diperlukan untuk membangun kepercayaan bagi para anggota Koperasi.

Dengan sistem tersebut, KKPS bekerjasama Bank BJB Syariah akan terus mengoptimalkan layanan yang mudah dan nyaman bagi para anggota. Sehingga mereka dapat menikmati layanan prima, dengan fasilitas pendukung teknologi informasi yang lengkap.

“Memang harus dibantu manajemen, dan sistem yang transparan yang membangun kepercayaan anggotanya, dan akuntabel. Saya kira ini peluang yang luar biasa, karena sistem ini baru sekali ada di Indonesia ini sistem. Ini baru ada di Koperasi Konsumen Praja Sejahtera (KKPS). Ini adalah upaya bagaimana membuat kita lebih percaya pada sebuah Koperasi,” ujar Deddy, usai acara Penandatanganan Kerjasama antara Koperasi Konsumen Praja Sejahtera Jawa Barat bersama Bank BJB Syariah, dan Launching Sistem Informasi Koperasi, di Hotel Papandayan, Jl. Gatot Subroto 83, Kota Bandung, Selasa (29/12).

“Saya lihat juga banyak sekali, apa yang tidak diketahui oleh pengurus koperasi ini tentang setiap pembangunan di Jawa Barat? prospek yang ada di Jawa Barat? maksudnya koperasi tadi sebagai profesional. Tidak menguntungkan satu dua orang, tapi ribuan orang. Saya berfikir malah kalau kita masuk jadi ASN nih, di Jawa Barat. Nanti sekian puluh tahun kedepan pensiun, dapat 2 Milyar pensiunnya. Jangan tanggung – tanggung kalau mau ngimpi,” pungkasnya.

Koperasi konsumen Praja Sejahtera sendiri beranggotakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dengan jumlah anggota sekitar 13.862 orang, dan direncanakan akan bertambah sekitar 13.000 orang lagi pada 2016 mendatang. Penambahan jumlah anggota ini diantaranya terdiri dari Guru SMA/SMK di seluruh Jawa Barat.

Sementara kerjasama dengan Bank BJB Syariah, diawali dengan pembukaan rekening pada bulan Agustus 2015, untuk menampung simpanan pokok, simpanan wajib, dan rencananya akan juga dibuatkan skim simpanan sukarela untuk anggota.

Dengan besarnya jumlah anggota itu, koperasi yang berkantor di Gd. Senbik, Jl. Soekarno Hatta No. 729, Kel. Jatisari, Kec. Buah Batu, kota Bandung ini memerlukan dukungan layanan teknologi informasi yang mumpuni. Keperluan ini diperuntukan dalam pengelolaan dana, dan distribusi informasi bagi seluruh anggota Koperasi Konsumen Praja Sejahtera Jawa Barat.

Berdasarkan hal tersebut, maka lahirlah Sistem Informasi Koperasi yang merupakan layanan perbankan pertama, yang dapat diakses langsung oleh seluruh anggotanya secara real time (24 jam x 7 hari), melalui telepon selular. Dengan bekal nomor anggota, password, melalui layanan SMS berjaringan Unstructured Service Sumplementary Data (UMB).

Ketua Koperasi Konsumen Praja Sejahtera Iwa Karniwa mengatakan, pihaknya akan berkomitmen mengelola Koperasi Praja ini dengan baik sehingga dapat berperan dalam peningkatan kesejahteraan PNS sebagai anggota Koperasi.

Menurut Iwa, transparansi adalah konsep keterbukaan yang memberikan kepercayaan kepada setiap anggota koperasi. Sehingga dengan dibuatnya layanan Informasi Koperasi itu, berbagai pengecekan mengenai data keuangan dapat diakses secara transparan oleh para anggota Koperasi kapanpun, dan dimanapun.

“Kita akan berkomitmen mengelola koperasi ini secara baik dan benar serta meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi. Salah satu upayanya adalah transparansi, keterbukaan secara massal, yaitu dengan bekerja sama dengan Bank BJB Syariah. Sehingga anggota yang 13 ribu ini bisa mengecek secara realtime mengenai data keuangannya melalui layanan Sistim Informasi Koperasi ini," ujar Iwa.

Turut hadir pada acara, Dirut Utama BJB Syariah Yocie Gusman, para Kepala OPD, para Assisten, para Kepala Dinas, Kepala Biro, dan anggota Koprasi Konsumen Praja Sejahtera Jawa Barat.(*)

«
Posting Lebih Baru
»
Posting Lama

Tidak ada komentar: